Jerat Sanjungan

Amsal 29:5

Bahaya Lidah Manis

“Orang yang menjilat sesamanya menebarkan jerat bagi kakinya.”

Amsal 29:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 29:5?

Amsal 29:5 memperingatkan tentang bahaya sanjungan. Orang yang menjilat atau menyanjung sesamanya sebenarnya sedang memasang jerat bagi kaki orang itu, karena sanjungan palsu dapat menjerumuskan ke dalam kesalahan atau kehancuran.

Latar belakang

Sanjungan yang Menjerat

Orang yang memuji orang lain secara berlebihan dengan maksud jahat akan menjerat dirinya sendiri. Sanjungan seperti itu adalah perangkap yang akhirnya menangkap si penjilat itu sendiri, karena ketidakjujurannya akan terungkap.

Di mana

Yerusalem

Di istana, menulis untuk generasi berikutnya

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penobatan Salomo
Pembangunan Bait Suci
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Salomo

Raja Israel, penulis Amsal, terkenal akan hikmatnya

P

Kepada

Para pembaca muda

Orang-orang yang mencari nasihat untuk hidup bijak

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָדָם מַחֲלִיק

adam makhalik · menjilat

Seseorang yang memuji atau menyanjung dengan licin, seperti membujuk

רֶשֶׁת

reshet · jerat

Jaring atau perangkap untuk menangkap burung atau binatang

רַגְלָיו

raglav · kakinya

Kaki orang yang menjilat sendiri; secara harfiah, langkahnya

Kata makhalik berarti memuluskan atau menjilat, dan reshet adalah jaring yang biasanya digunakan untuk menangkap mangsa. Di sini, penjilat itu sendiri yang tertangkap dalam jaringnya — sanjungan palsu menjadi bumerang.

Tahukah kamu

Sanjungan di Timur Tengah Kuno

Di dunia kuno, sanjungan di hadapan raja adalah cara umum untuk meraih kuasa, tetapi Amsal mengajarkan bahwa itu tidak akan berakhir baik.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 29:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 29:5

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini melarang semua pujian, sehingga orang tidak boleh memuji siapa pun.

✓  Yang sebenarnya

Yang dilarang adalah sanjungan palsu yang bermaksud menipu atau mencari keuntungan, bukan pujian tulus yang membangun.

✕  Sering dikira

Mengira korban dari sanjungan itu yang terjerat, padahal justru si penjilat yang terjerat.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini berkata bahwa orang yang menjilat menebarkan jerat bagi kakinya sendiri — artinya dia sendiri yang akan jatuh dalam perangkapnya.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 29:5

Waspadalah terhadap pujian yang berlebihan. Sebaliknya, belajarlah untuk berkata jujur dan membangun, meskipun terkadang harus menyampaikan kebenaran yang tidak enak didengar. Jangan menjadi penjilat yang hanya mencari muka.

Tuhan, jauhkanlah aku dari sanjungan yang menyesatkan dan berikanlah keberanian untuk selalu berkata jujur dalam kasih. Amin.