Raja yang adil menegakkan takhta
Amsal 29:14
Hikmat untuk Hidup Benar
“Jika seorang raja mengadili orang miskin dengan adil, takhtanya akan kukuh untuk selama-lamanya.”Amsal 29:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Raja yang menghakimi orang lemah dengan adil, takhtanya tetap kokoh untuk selama-lamanya.”Amsal 29:14 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau raja membela hak orang lemah, bertahun-tahun ia akan memerintah.”Amsal 29:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Apabila seorang raja membela kaum yang lemah dengan adil, maka anak cucunya akan memerintah turun temurun.”Amsal 29:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The king that faithfully judgeth the poor, his throne shall be established for ever.”Amsal 29:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 29:14?
Ayat ini menekankan pentingnya keadilan dalam kepemimpinan. Seorang raja atau pemimpin yang adil kepada orang miskin akan memiliki pemerintahan yang stabil dan bertahan lama. Ini menunjukkan bahwa keadilan bagi yang lemah adalah fondasi bagi kekuatan dan keberlanjutan pemerintahan.
Latar belakang
Keadilan sebagai fondasi kekuasaan
Ayat ini menegaskan bahwa keadilan terhadap orang miskin adalah kunci untuk memperkokoh pemerintahan. Raja yang adil akan menerima dukungan rakyat dan kemurahan Tuhan, sehingga takhtanya bertahan lama.
Di mana
Yerusalem
Lingkungan istana, saat memberi nasihat
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, penulis Amsal, terkenal akan hikmatnya.
Kepada
Para pemimpin
Pemimpin dan raja yang bertanggung jawab atas keadilan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֱמֶת
emet · adil
Kebenaran atau kesetiaan, menunjukkan keadilan yang didasarkan pada kebenaran.
שָׁפַט
shafat · mengadili
Menghakimi atau memutuskan perkara, berkaitan dengan pelaksanaan keadilan.
כּוּן
kun · kukuh
Didirikan atau ditetapkan dengan kokoh, menunjukkan stabilitas.
Kata 'emet' (kebenaran) dan 'shafat' (menghakimi) menunjukkan bahwa keadilan sejati adalah berdasarkan kebenaran, dan itu menghasilkan kekokohan yang 'kun' (didirikan) dari Tuhan.
Tahukah kamu
Takhta yang kokoh
Dalam budaya Timur Dekat kuno, takhta adalah simbol kekuasaan dan stabilitas. Ayat ini memakai gambaran takhta yang 'kukuh' untuk menunjukkan bahwa keadilan menghasilkan pemerintahan yang stabil.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 29:14
Amsal 16:12
Keadilan menegakkan takhta
“Takhta raja didasarkan pada keadilan, dan ia menegakkannya dengan kebenaran.”
Mazmur 72:2
Doa untuk raja yang adil
“Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum.”
Yesaya 11:4
Mesias yang adil
“Ia akan menghakimi orang lemah dengan keadilan, dan menjatuhkan keputusan terhadap orang-orang yang tertindas di negeri.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 29:14
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa keadilan hanya untuk orang miskin, bukan untuk semua.
✓ Yang sebenarnya
Keadilan terhadap orang miskin adalah ujian, tetapi prinsipnya berlaku untuk semua orang.
✕ Sering dikira
Menganggap 'takhta' hanya untuk raja, bukan pemimpin modern.
✓ Yang sebenarnya
Prinsip ini berlaku untuk semua bentuk kepemimpinan, bahwa keadilan membawa stabilitas.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 29:14
Apapun posisimu, entah pemimpin di kantor, keluarga, atau komunitas, berlaku adil kepada mereka yang lemah atau kurang beruntung. Berikan perhatian khusus pada kebutuhan orang yang tidak mampu. Dengan begitu, kamu membangun kepercayaan dan stabilitas, bukan kehancuran.
Ya Tuhan, jadikanlah aku pribadi yang adil dan peduli kepada orang miskin. Saat aku memimpin, berilah aku hikmat untuk memperjuangkan keadilan sehingga membawa kebaikan bagi banyak orang. Amin.