Takhta yang kokoh di atas kebenaran
Amsal 16:12
TUHAN Menetapkan Langkah
“Melakukan kejahatan adalah kekejian bagi raja-raja karena takhta ditegakkan oleh kebenaran.”Amsal 16:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Melakukan kefasikan adalah kekejian bagi raja, karena takhta menjadi kokoh oleh kebenaran.”Amsal 16:12 · TB
Terjemahan Baru
“Bagi penguasa, berbuat jahat adalah kekejian, sebab pemerintahannya kukuh karena keadilan.”Amsal 16:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Takhta kekuasaan menjadi kokoh dengan pemerintahan yang adil. Karena itu raja seharusnya pantang berbuat curang.”Amsal 16:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“It is an abomination to kings to commit wickedness: for the throne is established by righteousness.”Amsal 16:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 16:12?
Raja-raja seharusnya membenci kejahatan, karena takhta mereka bisa kokoh hanya melalui kebenaran. Ini berlaku untuk semua pemimpin: pemerintahan yang adil dan jujur akan stabil, sedangkan kejahatan hanya membawa kehancuran bagi kepemimpinan dan bangsa.
Latar belakang
Peringatan bagi Penguasa
Amsal ini menegaskan bahwa kejahatan adalah kekejian bagi raja yang baik, karena takhta yang adil akan bertahan. Salomo menulis ini sebagai nasihat bagi para penguasa untuk menjadikan kebenaran dasar pemerintahan mereka.
Di mana
Yerusalem
Istana kerajaan, ruang tahta
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu Israel
Yang berbicara
Penulis Amsal (agaknya Salomo)
Raja Israel, terkenal akan hikmatnya
Kepada
Raja-raja dan para pemimpin
Mereka yang memegang kekuasaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רֶשַׁע
resha' · kejahatan
kefasikan, kejahatan, atau ketidakadilan.
תּוֹעֵבָה
to'evah · kekejian
sesuatu yang menjijikkan atau tidak dapat diterima, khususnya bagi Allah.
כִּסֵּא
kisse · takhta
kursi kerajaan atau simbol kekuasaan.
Resha' (kejahatan) dan to'evah (kekejian) menunjukkan bahwa kejahatan bukan hanya salah, tetapi menjijikkan bagi Allah; takhta yang kokoh hanya bisa dibangun di atas kebenaran, bukan kekuasaan semata.
Tahukah kamu
Raja yang jahat tidak bertahan
Sejarah Israel menunjukkan bahwa raja-raja yang jahat sering kehilangan takhta, seperti Raja Ahab yang mati di medan perang (1 Raj. 22).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 16:12
Amsal 14:34
kebenaran meninggikan
“Kebenaran meninggikan bangsa, tetapi dosa adalah aib bagi bangsa.”
Amsal 20:28
takhta ditegakkan
“Kasih dan kesetiaan menjaga raja, dan ia menopang takhtanya dengan kasih.”
Amsal 25:5
takhta ditegakkan
“Singkirkanlah orang fasik dari hadapan raja, maka takhta akan ditegakkan dalam kebenaran.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 16:12
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini hanya berlaku bagi raja, bukan bagi pemimpin masa kini.
✓ Yang sebenarnya
Prinsip ini berlaku untuk semua pemimpin: keadilan dan kebenaran adalah dasar kepemimpinan yang baik.
✕ Sering dikira
Menganggap kejahatan hanya berlaku untuk tindakan kriminal besar, bukan kejahatan kecil.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini mencakup segala bentuk ketidakadilan, termasuk korupsi dan penipuan.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 16:12
Jika Anda memimpin, baik di rumah, pekerjaan, atau komunitas, jadilah teladan dalam kebenaran. Buatlah keputusan yang adil, dan lihat bagaimana hal itu membangun kepercayaan dan stabilitas.
Tuhan, jadikan aku pemimpin yang membenci kejahatan dan mengasihi kebenaran, supaya apa yang aku pimpin diberkati dan kokoh. Amin.