Pemimpin Menyerap Kebohongan

Amsal 29:12

Hikmat untuk Pemerintahan dan Rumah Tangga

“Jika pemerintah menghiraukan perkataan dusta, semua pegawainya akan menjadi fasik.”

Amsal 29:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 29:12?

Jika seorang pemimpin senang mendengarkan kebohongan, maka para bawahannya akan menjadi jahat karena mengikuti teladan buruknya. Ini menunjukkan pengaruh seorang pemimpin terhadap moral pengikutnya.

Latar belakang

Pemerintah yang mendengar dusta

Jika seorang pemimpin memberikan telinga kepada kebohongan, maka para bawahannya akan ikut menjadi jahat. Ini adalah peringatan tentang pengaruh pemimpin terhadap moralitas bawahannya.

Di mana

Yerusalem

Di istana/sekitar bait, siang hari

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo naik takhta
Bait Allah dibangun
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Amsal

Pengumpul hikmat, mungkin Salomo muda

O

Kepada

Orang muda

Murid yang belajar hidup bijak

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַקְשִׁיב

maqshiv · menghiraukan

Mendengarkan dengan penuh perhatian

שָׁקֶר

sheqer · dusta

Kebohongan, ketidakbenaran, tipu daya

מְשָׁרְתָיו

meshartav · pegawainya

Para pelayan, penjabat, orang yang melayani di bawah penguasa

Pemimpin yang serius menyerap kebohongan akan menjadikan pelayannya turut serta dalam kejahatan — karena kebenaran tidak lagi menjadi standar.

Tahukah kamu

Kata 'menghiraukan' dalam bahasa Ibrani

Kata yang diterjemahkan 'menghiraukan' adalah 'maqshiv' yang juga berarti 'mendengarkan dengan cermat'. Pemimpin yang serius mendengarkan kebohongan akan membentuk budaya yang penuh tipu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 29:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 29:12

✕  Sering dikira

Menganggap ini hanya berlaku untuk pemerintah, bukan untuk semua pemimpin.

✓  Yang sebenarnya

Prinsip ini berlaku untuk siapa pun yang memimpin, termasuk atasan, orang tua, maupun pemimpin gereja.

✕  Sering dikira

'Menghiraukan' berarti mendengar sekali saja.

✓  Yang sebenarnya

Kata ini menyiratkan kebiasaan mendengarkan dengan tekun, sehingga memengaruhi budaya organisasi.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 29:12

Sebagai pemimpin di lingkungan apa pun, jadilah teladan yang baik dan cintai kejujuran. Jangan memberi ruang bagi kebohongan, karena itu akan merusak tim atau keluarga.

Tuhan, jadikan aku pemimpin yang mencintai kebenaran dan memberkati orang-orang di sekitarku dengan integritas. Amin.