Kata-kata Luhur vs Orang Bodoh
Amsal 17:7
Hikmat dalam Perkataan dan Perilaku
“Kata-kata luhur tidak layak bagi orang bodoh, lebih lagi kata-kata dusta bagi seorang bangsawan.”Amsal 17:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Orang bebal tidak layak mengucapkan kata-kata yang bagus, apalagi orang mulia mengucapkan kata-kata dusta.”Amsal 17:7 · TB
Terjemahan Baru
“Orang terhormat tidak patut mengucapkan kata-kata dusta; orang bodoh tidak pantas mengucapkan kata-kata berharga.”Amsal 17:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Orang bebal tidak pantas mengucapkan kata-kata bijaksana, terlebih lagi seorang pemimpin sama sekali tidak pantas mengucapkan dusta.”Amsal 17:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Excellent speech becometh not a fool: much less do lying lips a prince.”Amsal 17:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 17:7?
Orang bebal tidak pantas menerima kata-kata bijak atau luhur, seperti halnya bangsawan tidak pantas berbohong. Maksudnya, perkataan harus sesuai dengan karakter dan posisi seseorang, dan kebijaksanaan sia-sia bagi orang yang tidak menghargainya.
Latar belakang
Ketidaklayakan Kata-Kata Luhur bagi Orang Bodoh
Ayat ini menegaskan bahwa perkataan yang luhur atau mulia tidak pantas diucapkan oleh orang bodoh, apalagi jika itu dusta oleh seorang bangsawan. Ini menekankan pentingnya integritas antara perkataan dan karakter.
Di mana
Yerusalem
Istana kerajaan, ruang pengajaran
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, ~40 tahun, terkenal akan hikmatnya
Kepada
Pembaca umum
Masyarakat Israel, khususnya anak muda
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יֶתֶר
yeter · luhur
kelebihan, keunggulan
כְּסִיל
kesil · bodoh
orang yang bebal, menolak nasihat
שֶׁקֶר
sheqer · dusta
kebohongan, tipu daya
Kata-kata yang baik harus datang dari hati yang baik; orang bodoh dengan dusta adalah kontradiksi yang memalukan, dan bangsawan yang berdusta lebih buruk lagi.
Tahukah kamu
Kata 'luhur' dalam bahasa Ibrani
Kata yang diterjemahkan 'luhur' berasal dari 'yeter' yang bisa berarti kelebihan atau keunggulan, menunjukkan bahwa kata-kata harus melampaui biasa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 17:7
Amsal 26:7
Perkataan bodoh tidak layak
“Seperti orang yang timpang menari, demikianlah perkataan di mulut orang bodoh.”
Amsal 16:23
Kata-kata bijak
“Hati orang bijak mengajarkan mulutnya, dan menambah pengetahuan pada bibirnya.”
Matius 12:36
Tanggung jawab kata
“Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 17:7
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa orang bodoh tidak boleh berbicara sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini berbicara tentang ketidaklayakan, bukan larangan mutlak; orang bodoh harus belajar hikmat.
✕ Sering dikira
Mengira bahwa dusta dari pembesar lebih ringan daripada dusta rakyat biasa.
✓ Yang sebenarnya
Sebaliknya, dusta dari bangsawan lebih tercela karena ia seharusnya menjadi teladan.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 17:7
Sebelum berbicara, tanyakan pada diri sendiri: apakah pendengar saya akan menghargai atau memahami perkataan saya? Jangan buang-buang nasihat bijak pada orang yang jelas-jelas tidak mau mendengar, tetapi carilah momen yang tepat.
Tuhan, ajari saya untuk berbicara dengan bijak dan pada waktu yang tepat, dan berilah saya kebijaksanaan untuk mengetahui kapan harus diam. Amin.