Orang jahat mata, kemiskinan datang

Amsal 28:22

Hikmat Melawan Ketamakan

“Orang yang jahat matanya tergesa-gesa mengejar harta, dan tidak mengetahui bahwa kemiskinan akan menimpanya.”

Amsal 28:22 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 28:22?

Ayat ini menggambarkan orang yang rakus dan tidak sabar mengejar kekayaan. Orang seperti itu akan mengalami kemiskinan, tetapi ia tidak menyadarinya. Artinya, keserakahan dan ketergesaan dalam mencari uang justru bisa menjerumuskan ke dalam kesusahan, bukan kesejahteraan.

Latar belakang

Peringatan terhadap keserakahan

Ayat ini memperingatkan bahaya orang yang berkeinginan jahat, khususnya terhadap harta. Orang yang tergesa-gesa mengejar kekayaan tidak menyadari bahwa kemiskinan akan datang. Ini adalah celaan terhadap ketamakan yang membutakan.

Di mana

Yerusalem

Lingkungan istana, pengajaran hikmat

Kapan

~950 SM

Zaman Kerajaan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo menjadi raja
Kerajaan terbagi
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Amsal

Raja Salomo (atau koleksi hikmat), bijaksana

P

Kepada

Pembaca umum

Orang yang mencari hikmat dalam hidup sehari-hari

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רַע

ra · jahat

Buruk, jahat, atau merusak

עַיִן

ayin · mata

Mata, sebagai jendela keinginan

מָהַר

mahar · tergesa-gesa

Cepat, terburu-buru

Metafora 'mata jahat' menunjukkan bahwa keserakahan dimulai dari dalam hati dan terlihat dari cara seseorang memandang harta. Tergesa-gesa sering menjadi tanda bahwa seseorang tidak bergantung pada Tuhan.

Tahukah kamu

Kata 'jahat' di sini terkait mata

Dalam bahasa Ibrani, 'jahat matanya' (ra ayin) adalah istilah untuk orang yang pelit atau serakah, kebalikan dari 'mata yang baik' (tov ayin) yang murah hati.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 28:22

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 28:22

✕  Sering dikira

Menganggap semua orang kaya itu jahat karena ayat ini.

✓  Yang sebenarnya

Konteksnya menunjuk pada orang yang serakah dan mengejar harta dengan cara tidak jujur, bukan semua orang kaya.

✕  Sering dikira

Mengira kemiskinan selalu akibat kesalahan sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini berbicara tentang konsekuensi sikap tamak, tetapi kemiskinan bisa terjadi karena banyak faktor, dan orang miskin pun bisa diberkati.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 28:22

Waspadalah terhadap dorongan untuk mengambil jalan pintas dalam finansial, seperti berhutang untuk investasi berisiko atau bekerja tanpa etika. Sadari bahwa keserakahan seringkali membutakan kita dari risiko yang sedang menanti.

Bapa, lepaskan saya dari ikatan keserakahan. Beri saya kebijaksanaan untuk melihat jebakan kemiskinan di balik keinginan cepat kaya. Amin.