Menumbuk Kebodohan di Lesung
Amsal 27:22
Hidup Bijak dalam Hubungan dan Kerja
“Sekalipun kamu menumbuk orang bodoh dengan alu di dalam lesung bersama-sama gandum, kebodohannya tidak akan lenyap darinya.”Amsal 27:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sekalipun engkau menumbuk orang bodoh dalam lesung, dengan alu bersama-sama gandum, kebodohannya tidak akan lenyap dari padanya.”Amsal 27:22 · TB
Terjemahan Baru
“Sekalipun orang bodoh dipukul sekeras-kerasnya, tak akan lenyap kebodohannya.”Amsal 27:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kulit biji gandum bisa lepas bila ditumbuk, tetapi sifat keras kepala tetap melekat pada orang bebal sekalipun dia dihajar.”Amsal 27:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Though thou shouldest bray a fool in a mortar among wheat with a pestle, yet will not his foolishness depart from him.”Amsal 27:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 27:22?
Ayat ini menggambarkan usaha untuk mengubah orang bodoh. Sekalipun Anda menumbuknya dengan alu (alat penumbuk) di dalam lesung bersama gandum, kebodohannya tidak akan hilang. Ini menunjukkan bahwa orang yang sudah bertekad dalam kebodohan sangat sulit diubah, bahkan dengan hukuman atau didikan yang keras sekalipun. Ini mengingatkan kita untuk memilih nasihat yang bijak dan tidak keras kepala.
Latar belakang
Kebodohan yang Mendarah Daging
Ayat ini adalah peribahasa tentang betapa bandelnya kebodohan. Seperti menumbuk gandum dalam lesung, bahkan dengan hukuman yang keras sekalipun, orang bodoh tidak berubah.
Di mana
Yerusalem
Di istana atau sekolah para bijak
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Penulis Amsal
Orang bijak, mungkin Salomo, ~950 SM
Kepada
Pembaca muda
Murid yang ingin hidup bijak
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כָּתַשׁ
katash · menumbuk
menghancurkan dengan pukulan berulang
עֱלִי
eli · alu
alat penumbuk, terbuat dari kayu atau batu
מְדוֹכָה
medokah · lesung
wadah untuk menumbuk, yang dalamnya diisi biji-bijian
Ketiga kata ini menekankan proses fisik yang keras dan berulang. Namun, hasilnya tetap nihil, menunjukkan bahwa perubahan karakter tidak bisa dipaksakan dari luar.
Tahukah kamu
Alu dan Lesung
Lesung adalah wadah batu atau kayu, dan alu adalah alat penumbuk. Ini adalah perkakas dapur umum di zaman Alkitab, sering dipakai untuk menghaluskan biji-bijian.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 27:22
Amsal 26:11
Siklus kebodohan
“Seperti anjing kembali ke muntahnya, demikian orang bodoh mengulangi kebodohannya.”
Amsal 27:17
Interaksi mengubah
“Besi menajamkan besi, dan orang menajamkan wajah sesamanya.”
Amsal 23:9
Orang bodoh tak berubah
“Jangan berbicara di telinga orang bodoh, sebab ia akan meremehkan kata-katamu yang bijak.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 27:22
✕ Sering dikira
Berarti kita boleh memukul orang bodoh supaya jadi bijak.
✓ Yang sebenarnya
Ini peribahasa, bukan perintah untuk melakukan kekerasan. Justru menunjukkan bahwa kekerasan tidak efektif.
✕ Sering dikira
Orang bodoh tidak bisa berubah sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Ini hiperbola; konteksnya menunjukkan orang yang keras kepala, tetapi perubahan tetap mungkin dengan kasih dan kehendak bebas.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 27:22
Sebelum menasihati seseorang, renungkan apakah ia mau menerima masukan. Jika orang tersebut terus bersikeras pada kebodohannya, mungkin lebih baik berdoa dan menyerahkannya kepada Tuhan daripada membuang energi untuk berdebat. Namun, pastikan Anda sendiri juga mau menerima teguran dan tidak menjadi bodoh.
Tuhan, berikanlah aku kerendahan hati untuk menerima didikan dan kebijaksanaan untuk tidak membuang waktu pada orang yang tidak mau diajar. Amin.