Gurauan yang mematikan
Amsal 26:19
Orang Bodoh, Pemalas, dan Lidah
“seperti itulah orang yang menipu sesamanya, dan berkata, “Bukankah aku hanya bergurau?””Amsal 26:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“demikianlah orang yang memperdaya sesamanya dan berkata: "Aku hanya bersenda gurau."”Amsal 26:19 · TB
Terjemahan Baru
“(26:18)”Amsal 26:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(26:18)”Amsal 26:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“So is the man that deceiveth his neighbour, and saith, Am not I in sport?”Amsal 26:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 26:19?
Ayat ini membandingkan orang yang menipu sesamanya dengan orang gila yang menembakkan panah api dan maut. Menipu dengan alasan bercanda itu berbahaya dan merusak, seperti panah yang melukai. Kebohongan, meski dibungkus gurauan, tetap menyakitkan dan tidak dapat dianggap remeh.
Latar belakang
Bahaya gurauan yang menyakiti
Ayat ini membandingkan penipu yang merusak sesama dengan orang gila yang menembakkan panah api dan anak panah maut. Setelah melukai, penipu itu berkata, 'Aku hanya bercanda,' seolah-olah lukanya tidak penting. Fokusnya adalah bahwa gurauan yang disengaja untuk menipu atau menyakiti tidak bisa dianggap remeh.
Di mana
Yerusalem
Istana kerajaan, ruang belajar
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Penulis Amsal (tradisi Salomo)
Raja bijaksana Israel, ~970 SM
Kepada
Anak-anak didik / generasi muda
Belajar hidup berhikmat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פָּתָה
patah · menipu
membujuk, memikat, atau menyesatkan seseorang
רֵעַ
rea · sesama
teman, sesama, atau orang lain
שָׂחַק
sachaq · bergurau
tertawa, bermain, atau bercanda
Kata 'patah' berarti memikat atau menipu, bukan sekadar bercanda. Jadi, niatnya sudah jahat sejak awal, dan 'sachaq' menunjukkan upaya meremehkan dampak lukanya. Ini peringatan bahwa gurauan yang disengaja untuk menipu adalah kejahatan serius.
Tahukah kamu
Panah api: senjata zaman kuno
Panah api adalah anak panah yang ujungnya dibakar dan dilapisi bahan mudah terbakar, digunakan untuk membakar kota atau pertahanan musuh. Perumpamaan ini menunjukkan kata-kata yang menyakitkan bisa membakar hubungan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 26:19
Amsal 26:18-19
konteks langsung
“Bagaikan orang gila menembakkan panah api, anak panah, dan maut, seperti itulah orang yang menipu sesamanya...”
Amsal 10:23
sikap bodoh
“Melakukan kejahatan adalah kesukaan bagi orang bodoh, tetapi orang yang berpengertian memegang hikmat.”
Efesus 5:4
hindari gurauan jahat
“Demikian juga perkataan kotor, yang bodoh, atau yang cabul—semuanya itu tidak pantas, tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 26:19
✕ Sering dikira
Menganggap semua gurauan dilarang, bahkan yang sehat dan membangun.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini mengecam gurauan yang dipakai untuk menipu atau menyakiti, bukan gurauan sehat dalam batas kasih.
✕ Sering dikira
Mengira 'aku hanya bergurau' adalah alasan yang dapat diterima untuk perilaku menyakiti.
✓ Yang sebenarnya
Justru ayat ini mengungkapkan bahwa alasan itu tidak menghapus dosa atau kerusakan yang ditimbulkan.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 26:19
Saat bercanda, pastikan tidak menyakiti atau menipu orang lain. Jika kita pernah bercanda dengan cara yang merugikan orang lain, minta maaflah dan belajarlah untuk lebih peka.
Tuhan, ajari aku menghargai sesama dan tidak menjadikan kebohongan sebagai bahan candaan. Amin.