Bara dan kayu perusak

Amsal 26:21

Orang Bodoh, Pemalas, dan Lidah

Bagaikan arang untuk bara yang menyala dan kayu untuk api, seperti itulah orang yang suka bertengkar untuk perselisihan yang panas.

Amsal 26:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 26:21?

Orang yang suka bertengkar bagaikan arang atau kayu yang membuat api tetap menyala. Mereka cenderung memperbesar masalah dan memanaskan suasana, sehingga konflik tidak kunjung padam. Ayat ini mengingatkan bahwa sikap suka bertengkar bisa memicu perselisihan yang lebih besar.

Latar belakang

Tipe orang yang memicu konflik

Ayat ini melanjutkan gambaran api dari ayat sebelumnya: arang membuat bara tetap menyala, kayu menyalakan api. Orang yang suka bertengkar adalah 'bahan bakar' yang membuat perselisihan terus panas. Ayat ini mengajak kita untuk mengenali peran perusuh dalam konflik dan menjauhi mereka.

Di mana

Yerusalem

Dapur atau bengkel kerja

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo naik takhta
Kerajaan terbelah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Amsal (tradisi Salomo)

Raja bijaksana Israel, ~970 SM

A

Kepada

Anak-anak didik / generasi muda

Belajar hidup berhikmat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גֶּחָלִים

gechalim · arang

bara api atau arang yang membara

עֵצִים

etsim · kayu

kayu-kayu (sebagai bahan bakar)

מִדְיָנִים

midyanim · bertengkar

pertengkaran, perselisihan, atau perbantahan

Kata 'midyanim' akar katanya berarti 'memutuskan' atau 'mengadili', menunjukkan pertengkaran sering muncul dari sikap mau menang sendiri. Orang seperti itu menjadi 'bahan bakar' konflik, dan kita harus waspada.

Tahukah kamu

Arang dan kayu: jenis bahan bakar

Dalam bahasa Ibrani, 'gechalim' berarti bara atau batu bara yang membara, dan 'etsim' berarti kayu. Keduanya adalah bahan bakar untuk api, tetapi bara menyimpan panas lebih lama daripada kayu—gambaran bahwa orang suka bertengkar bisa mempertahankan konflik lebih lama.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 26:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 26:21

✕  Sering dikira

Menganggap semua orang yang punya pendapat kuat adalah sumber pertengkaran.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menunjuk pada orang yang suka bertengkar (suka memicu konflik), bukan sekadar berpendapat tegas.

✕  Sering dikira

Mengira konflik tidak bisa dihindari sehingga kita tidak perlu berusaha meredakannya.

✓  Yang sebenarnya

Justru kita bisa memilih tidak menjadi 'bara' atau 'kayu' yang menyulut api pertengkaran, dan belajar menjadi pembawa damai.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 26:21

Periksa sikap kita: apakah kita sering menjadi pemicu konflik? Belajarlah untuk meredakan amarah dan memilih kata yang menyejukkan, bukan yang membakar.

Tuhan, ubah hatiku menjadi pribadi yang membawa kedamaian, bukan pemicu pertengkaran. Amin.