Naiklah ke tempat terhormat
Amsal 25:7
Amsal tentang Kerendahan Hati
PerikopAmsal-Amsal dari Salomo · Amsal 25:1-28 →“Sebab, lebih baik orang berkata kepadamu, “Naiklah kemari,” daripada kamu direndahkan di hadapan orang mulia, yang pernah dilihat oleh matamu.”Amsal 25:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena lebih baik orang berkata kepadamu: "Naiklah ke mari," dari pada engkau direndahkan di hadapan orang mulia. Apa matamu lihat,”Amsal 25:7 · TB
Terjemahan Baru
“Lebih baik dipersilakan naik ke tempat yang lebih terhormat daripada disuruh memberi tempatmu kepada orang yang lebih berpangkat.”Amsal 25:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena lebih baik jika orang memanggilmu, “Mari, silakan duduk di tempat terhormat,” daripada engkau disuruh memberikan tempatmu kepada yang lebih berpangkat. Apabila engkau berpikir, “Aku baru saja menyaksikan orang itu berbuat kejahatan,””Amsal 25:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For better it is that it be said unto thee, Come up hither; than that thou shouldest be put lower in the presence of the prince whom thine eyes have seen.”Amsal 25:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 25:7?
Ayat ini mengajarkan kerendahan hati: lebih baik menunggu undangan naik ke tempat terhormat daripada mengambil posisi tinggi dan dipermalukan. Ini adalah nasihat bijak untuk tidak mencari pujian atau status, tetapi membiarkan orang lain menghargai kita.
Latar belakang
Lebih baik direndahkan?
Ayat ini mengajarkan agar orang tidak meninggikan diri di hadapan raja. Sebaliknya, lebih baik merendahkan diri dan dipanggil naik daripada diusir turun. Ini adalah pelajaran tentang kerendahan hati di lingkungan istana.
Di mana
Yerusalem
Lingkungan istana atau perjamuan
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Penulis Amsal
Raja Salomo (atau koleksi hikmat), 10 SM
Kepada
Pembaca muda Israel
Orang yang ingin hidup bijak
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֲלֵה
'aleh · Naiklah
Naiklah (imperatif dari kata 'naik')
תֻּכְלַם
tukhlam · direndahkan
Dimalukan atau dipermalukan
נָדִיב
nadiv · mulia
Orang yang mulia atau dermawan
Ketiga kata ini menekankan bahwa kerendahan hati adalah jalan menuju kehormatan, sedangkan kesombongan membawa aib. Ini adalah prinsip yang berlaku umum, bukan hanya di hadapan raja.
Tahukah kamu
Ritual perjamuan
Dalam budaya Timur Tengah kuno, tempat duduk di perjamuan menunjukkan status. Dipanggil naik ke tempat yang lebih terhormat adalah tanda penghargaan dari tuan rumah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 25:7
Lukas 14:10
Yesus mengajarkan hal sama
“Tetapi jika engkau diundang, pergilah duduk di tempat yang paling rendah, supaya jika tuan rumah datang, ia berkata kepadamu: Teman, silakan duduk di depan.”
Amsal 27:2
Menghindari pujian diri
“Biarlah orang lain memuji engkau, bukan mulutmu sendiri.”
1 Petrus 5:6
Prinsip kerendahan hati
“Rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 25:7
✕ Sering dikira
Ini hanya berlaku di istana raja.
✓ Yang sebenarnya
Prinsipnya berlaku universal: merendahkan diri dan membiarkan orang lain menilai.
✕ Sering dikira
Itu berarti kamu harus selalu mengambil posisi paling rendah di segala situasi.
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan tentang posisi fisik, tetapi sikap hati yang tidak sombong.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 25:7
Sering kali kita tergoda untuk mempromosikan diri sendiri di hadapan orang-orang penting. Ayat ini mengingatkan kita untuk bersikap rendah hati dan membiarkan pengakuan datang secara alami, menghindari rasa malu karena terlalu percaya diri.
Tuhan, ajarilah aku untuk rendah hati dan tidak mencari kemuliaan sendiri, melainkan menunggu Engkau mengangkatku pada waktu yang tepat. Amin.