Menjaga Jarak dari Tetangga

Amsal 25:16

Amsal-Amsal Salomo yang Disalin

Jika kamu mendapat madu, makanlah secukupnya, supaya jangan sampai kamu kekenyangan, lalu memuntahkannya.

Amsal 25:16 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 25:16?

Ayat ini mengingatkan kita untuk menikmati hal-hal baik dalam hidup secukupnya. Madu itu manis, tetapi jika terlalu banyak justru membuat mual. Artinya, kita perlu bijak dalam menikmati kesenangan, jangan berlebihan, karena bisa membawa akibat buruk.

Latar belakang

Bahaya Kekenyangan dan Kebosanan

Salomo memakai madu sebagai metafora kenikmatan. Makan terlalu banyak madu menyebabkan muntah, sama seperti terlalu sering mengunjungi tetangga membuat mereka bosan dan akhirnya membencimu. Ini nasihat tentang moderasi dan menghormati batas orang lain.

Di mana

Yerusalem

Istana raja, saat musim panen

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo menjadi raja
Kerajaan terpecah
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Salomo

Raja Israel yang bijaksana, ~950 SM

P

Kepada

Para pemuda dan orang bijak

Generasi muda yang perlu belajar hidup bijak

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דְּבַשׁ

devash · madu

madu, sesuatu yang manis dan berharga

כְּדַי

keday · secukupnya

secukupnya, sesuai kebutuhan

שָׂבָע

sava · kekenyangan

kenyang, puas secara berlebihan

Kata 'devash', 'keday', dan 'sava' mengajarkan bahwa kenikmatan harus dijaga dalam batas wajar; kepuasan yang berlebihan berubah menjadi kerugian.

Tahukah kamu

Madu dalam Alkitab

Madu sering disebut sebagai simbol kelimpahan dan kebijaksanaan, tetapi di sini justru menjadi peringatan untuk tidak berlebihan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 25:16

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 25:16

✕  Sering dikira

Ayat ini berarti kita tidak boleh makan madu sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Fokusnya bukan melarang madu, tetapi mengajarkan porsi yang tepat.

✕  Sering dikira

Hanya tentang makanan, bukan tentang hubungan.

✓  Yang sebenarnya

Madu adalah kiasan untuk kenikmatan secara umum, termasuk kehadiran kita di rumah orang.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 25:16

Belajar untuk mengendalikan diri dalam kesenangan, seperti makan, bermain, atau bekerja. Nikmati secukupnya, agar tidak menjadi racun bagi hidupmu.

Ya Bapa, ajari aku untuk bersikap cukup dan bijak dalam menikmati berkat-Mu, agar tidak menjadi serakah. Amin.