Hidangan yang menipu

Amsal 23:3

Terhadap Kemewahan dan Hikmat

Perikop--6-- · Amsal 23:1-3 →
“Jangan mendambakan makanannya yang lezat karena itu adalah hidangan yang menipu.”

Amsal 23:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 23:3?

Ayat ini memperingatkan agar kita tidak tergoda oleh makanan lezat dari orang yang maksudnya tidak baik. Makanan yang tampaknya nikmat bisa menjadi tipuan atau alat untuk memanipulasi kita, jadi harus waspada terhadap motif tersembunyi di balik kebaikan orang lain.

Latar belakang

Godaan yang menipu

Amsal memperingatkan bahwa makanan lezat dari penguasa adalah jebakan: bisa menjadi hutang budi, alat manipulasi, atau jebakan politik.

Di mana

Yerusalem

Latar pengajaran, istana

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Puncak kejayaan Israel
Perpecahan kerajaan
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Salomo

Raja Israel, ~950 SM

A

Kepada

Anaknya (pembaca muda)

Orang muda yang mudah tergoda makanan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַטְעַמּוֹת (mat'amot)

mat'amot · lezat

Makanan enak, santapan

כָּזָב (kazav)

kazav · menipu

Bohong, menipu

אָוָה (avah)

avah · mendambakan

Menginginkan, bernafsu

Ketiga kata ini menyoroti: keinginan yang membabi buta (avah) terhadap kelezatan (mat'amot) bisa menjadi kazav—tipuan halus yang menghancurkan.

Tahukah kamu

Hidangan istana

Di istana kuno, makanan adalah simbol kekuasaan; menerima undangan makan berarti menempatkan diri dalam otoritas tuannya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 23:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 23:3

✕  Sering dikira

Semua makanan enak adalah dosa

✓  Yang sebenarnya

Bukan makanannya yang salah, tetapi motivasi dan akibatnya—jangan sampai diperbudak oleh kesenangan.

✕  Sering dikira

Hanya tentang makanan harfiah

✓  Yang sebenarnya

Bisa berarti segala kenikmatan duniawi yang menawarkan keuntungan palsu.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 23:3

Jangan mudah tergiur dengan tawaran atau pemberian yang tampaknya menguntungkan. Selalu evaluasi niat orang lain dan pertimbangkan konsekuensi jangka panjangnya sebelum menerima.

Tuhan, berikan aku kewaspadaan untuk mengenali tipuan di balik kenikmatan duniawi, dan jauhkanlah aku dari jerat orang yang bermaksud jahat. Amin.