Tipuan Pembeli dan Kebanggaan Palsu

Amsal 20:14

Hikmat untuk Kehidupan Sehari-hari

““Jelek, jelek,” kata pembeli, tetapi sesudah dia pergi, dia membanggakan diri.”

Amsal 20:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 20:14?

Ayat ini mengkritik praktik bisnis yang tidak jujur, di mana pembeli merendahkan barang di depan penjual untuk menawar harga lebih rendah, tetapi setelah pergi, dia membanggakan barang yang dibelinya. Ini menunjukkan bahwa penipuan dalam transaksi adalah hal yang buruk.

Latar belakang

Kritik terhadap praktik dagang yang tidak jujur

Ayat ini menggambarkan pembeli yang merendahkan barang untuk menawar harga, lalu setelah membeli, ia membanggakan bahwa ia mendapat harga murah. Ini menyoroti ketidakjujuran dalam transaksi.

Di mana

Yerusalem

Di pasar kota · siang hari

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo menjadi raja
Kerajaan terpecah
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Salomo

Raja Israel, ~950 SM, terkenal akan hikmat

A

Kepada

Anak-anak Israel

Generasi muda yang perlu bimbingan hidup

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רַע

ra · jelek

buruk, jahat, tidak baik

הָלַל

halal · membanggakan

memuji, bermegah, memuliakan

קוֹנֶה

qoneh · pembeli

pembeli, orang yang memperoleh

Kata 'ra' dan 'halal' menunjukkan kontras antara merendahkan barang dan memuji diri sendiri, menyoroti ketidakjujuran yang tersembunyi dalam praktik dagang.

Tahukah kamu

Tawar-menawar di pasar kuno

Di pasar Timur Tengah, tawar-menawar adalah hal biasa, tetapi Amsal mengkritik niat menipu yang tersembunyi di baliknya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 20:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 20:14

✕  Sering dikira

Menganggap tawar-menawar itu dosa.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini mengecam niat menipu, bukan praktik tawar-menawar yang wajar.

✕  Sering dikira

Menganggap semua pembeli tidak jujur.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini memberikan gambaran umum, bukan menuduh semua orang.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 20:14

Saat berbelanja atau berbisnis, hindari berbohong atau memanipulasi untuk mendapatkan keuntungan. Bersikaplah jujur dan wajar, karena integritas lebih berharga daripada keuntungan sesaat.

Ya Bapa, ajarlah aku untuk selalu jujur dalam segala urusan, terutama dalam transaksi, dan jauhkan aku dari sikap licik. Amin.