Kesabaran dan Pengampunan

Amsal 19:11

Hikmat untuk Hidup Benar

“Akal budi membuat seseorang lambat marah, dan tidak menghiraukan pelanggaran adalah kemuliaannya.”

Amsal 19:11 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 19:11?

Ayat ini mengajarkan bahwa akal budi menghasilkan kesabaran dan kemuliaan datang dari memaafkan kesalahan orang lain. Orang yang bijak tidak cepat marah dan rela mengabaikan pelanggaran kecil, karena tahu itu lebih baik daripada membalas dendam.

Latar belakang

Kesabaran adalah tanda hikmat

Ayat ini mengajarkan bahwa orang yang berakal budi tidak cepat marah dan bahkan rela memaafkan kesalahan orang lain. Sikap ini dianggap sebagai kemuliaan, bukan kelemahan.

Di mana

Yerusalem

Di istana kerajaan atau sekolah hikmat

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo menjadi raja
Kerajaan terpecah
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Salomo

Raja Israel, terkenal akan hikmatnya, ~950 SM

G

Kepada

Generasi muda Israel

Para pelajar hikmat, mungkin di istana atau sekolah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שֵׂכֶל

sekhel · Akal budi

Pengertian, kebijaksanaan praktis

אֶרֶךְ אַפַּיִם

erekh appayim · lambat marah

Panjang hidung, lambat untuk marah

פֶּשַׁע

pesha · pelanggaran

Pemberontakan, kesalahan besar

Kesabaran dan pengampunan bukanlah kelemahan, melainkan buah dari akal budi yang matang dan menjadi kehormatan tersendiri.

Tahukah kamu

Kemuliaan dalam memaafkan

Di budaya Timur Dekat kuno, membalas dendam sering dianggap sebagai kehormatan, tetapi Amsal menawarkan pandangan yang berbeda: memaafkan justru mulia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 19:11

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 19:11

✕  Sering dikira

Tidak menghiraukan pelanggaran berarti membiarkan kejahatan.

✓  Yang sebenarnya

Ini bukan tentang keadilan, tetapi tentang tidak mudah tersinggung dan rela memaafkan kesalahan pribadi.

✕  Sering dikira

Kemuliaan hanya datang dari kekuatan atau kekuasaan.

✓  Yang sebenarnya

Kemuliaan sejati datang dari kesabaran dan pengampunan, bukan dari pembalasan.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 19:11

Cobalah pekan ini, saat seseorang membuat kita jengkel, berhenti sejenak dan pilih mengampuni. Melihat pelanggaran dengan kasih adalah tanda kedewasaan dan membawa damai, bukan kelemahan.

Tuhan, beri kami kesabaran dan hati yang mau mengampuni, seperti Engkau telah mengampuni kami. Amin.