Dukacita karena Anak Bodoh
Amsal 17:25
Hikmat dalam Perkataan dan Sikap
“Anak yang bodoh adalah kedukaan bagi ayahnya, dan kepedihan hati bagi dia yang melahirkannya.”Amsal 17:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Anak yang bebal menyakiti hati ayahnya, dan memedihkan hati ibunya.”Amsal 17:25 · TB
Terjemahan Baru
“Anak yang bodoh menyusahkan ayahnya, dan menyedihkan hati ibunya.”Amsal 17:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Anak laki-laki yang bebal mendatangkan kesedihan bagi ayahnyadan kesusahan bagi ibunya.”Amsal 17:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“A foolish son is a grief to his father, and bitterness to her that bare him.”Amsal 17:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 17:25?
Amsal 17:25 menekankan dampak emosional dari anak yang bodoh: membawa dukacita bagi ayah dan kepedihan bagi ibu. Ini menggambarkan betapa perilaku tidak bijak seorang anak sangat menyakiti orang tua, bukan hanya karena malu, tetapi karena kasih yang dalam.
Latar belakang
Anak yang Bodoh Menyakitkan Orang Tua
Orang tua yang memiliki anak bodoh mengalami kesedihan dan kepedihan batin. Ayat ini menekankan dampak emosional dari kebodohan seorang anak terhadap ayah dan ibunya.
Di mana
Yerusalem
Istana raja, mungkin saat mengajar para pemuda
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, terkenal akan hikmatnya, penulis banyak amsal
Kepada
Pembaca umum
Masyarakat Israel, terutama kaum muda dan orang tua
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תּוּגָה
tugah · kedukaan
kesedihan, duka yang mendalam
מַמְרֹר
mamror · kepedihan
kepahitan, hal yang pahit
לֵב
lev · hati
hati, pusat emosi dan pikiran
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa kebodohan seorang anak bukan hanya masalah perilaku, tetapi juga menghasilkan luka emosional yang mendalam bagi orang tua, seperti dukacita dan kepahitan yang menusuk hati.
Tahukah kamu
Peran Ayah dan Ibu
Dalam budaya Israel kuno, anak yang bijak membawa kehormatan bagi orang tua, sementara anak bodoh membawa aib dan dukacita. Frase 'dia yang melahirkannya' menekankan peran ibu yang merasakan sakit secara emosional.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 17:25
Amsal 10:1
tema serupa
“Anak yang bijak menggembirakan ayahnya, tetapi anak yang bodoh adalah dukacita bagi ibunya.”
Amsal 15:20
perbandingan anak
“Anak yang bijak menggembirakan ayahnya, tetapi orang bodoh menghina ibunya.”
Amsal 29:15
akibat kebodohan
“Tongkat dan teguran memberikan hikmat, tetapi anak yang dibiarkan mempermalukan ibunya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 17:25
✕ Sering dikira
Menganggap ayat ini hanya tentang anak yang tidak cerdas secara akademis.
✓ Yang sebenarnya
Kebodohan di sini adalah kebodohan moral dan kurangnya hikmat, bukan ketidakmampuan intelektual.
✕ Sering dikira
Mengira dukacita hanya dirasakan ayah, padahal ibu juga ikut merasakan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat menyebut ayah mendapat kedukaan dan ibu mendapat kepedihan, jadi keduanya terlibat.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 17:25
Perkataan dan tindakan kita bisa menjadi sukacita atau dukacita bagi orang tua. Mari kita sadar bahwa kebijaksanaan kita tidak hanya memengaruhi diri sendiri, tetapi juga orang yang mengasihi kita. Jaga hati dan perbuatan agar menjadi berkat bagi mereka.
Tuhan, tolong aku untuk hidup dengan bijak sehingga aku membawa sukacita, bukan dukacita, bagi orang tuaku. Amin.