Kurban vs doa yang tulus
Amsal 15:7
Hikmat dalam Perkataan dan Kehidupan
“Bibir orang berhikmat menyebarkan pengetahuan, tetapi tidak demikian dengan hati orang bodoh.”Amsal 15:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bibir orang bijak menaburkan pengetahuan, tetapi hati orang bebal tidak jujur.”Amsal 15:7 · TB
Terjemahan Baru
“Kata-kata orang bijaksana penuh dengan pengetahuan, tapi pikiran orang bodoh tidak demikian.”Amsal 15:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Perkataan orang bijak membagikan pengetahuan, sedangkan orang bebal tidak punya apa pun untuk dibagi.”Amsal 15:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The lips of the wise disperse knowledge: but the heart of the foolish doeth not so.”Amsal 15:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 15:7?
Ayat ini membandingkan orang berhikmat dan orang bodoh: orang bijak menggunakan bibirnya untuk membagikan pengetahuan yang membangun, sedangkan orang bodoh tidak bisa, karena hatinya tidak memiliki hikmat. Ini menunjukkan bahwa sumber kata-kata bijak berasal dari hati, bukan sekadar mulut.
Latar belakang
Ibadah yang sia-sia
Ayat ini membandingkan persembahan orang fasik yang tidak diterima Tuhan dengan doa orang jujur yang diperkenan. Sedang terjadi diskusi tentang ibadah yang benar, di mana yang penting bukan sekadar ritual, tetapi hati yang jujur.
Di mana
Yerusalem
Istana atau rumah para bijak
Kapan
~950 SM
Zaman Raja Salomo
Yang berbicara
Penulis Amsal
Raja Salomo atau para bijak, ~950 SM
Kepada
Pembaca muda dan semua orang
Orang yang ingin hidup berhikmat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
זֶבַח
zevakh · kurban
Persembahan hewan yang disembelih untuk Tuhan.
תּוֹעֵבָה
to'evah · kekejian
Sesuatu yang menjijikkan atau tidak masuk akal bagi Tuhan.
תְּפִלָּה
tefillah · doa
Permohonan atau komunikasi dengan Tuhan.
Ketiganya menekankan bahwa ibadah tanpa hati yang benar adalah sampah di mata Tuhan; sebaliknya, doa yang tulus dari orang jujur lebih berharga daripada ritual yang megah.
Tahukah kamu
Kata 'kekejian' dipakai untuk penyembahan berhala
Dalam Perjanjian Lama, kata 'kekejian' sering dipakai untuk praktik penyembahan berhala, menunjukkan betapa seriusnya Tuhan memandang ibadah yang munafik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 15:7
1 Samuel 15:22
Ketaatan lebih penting
“Apakah TUHAN senang kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti taat kepada suara TUHAN?”
Mazmur 51:19
Hati yang patah
“Korban sembelihan kepada Allah adalah jiwa yang hancur;”
Yesaya 1:11
Persembahan palsu
“Apa gunanya bagi-Ku korban-korban sembelihanmu?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 15:7
✕ Sering dikira
Menganggap ayat ini mengajarkan bahwa orang fasik tetap bisa beribadah dengan benar.
✓ Yang sebenarnya
Yang dimaksud adalah bahwa orang fasik tidak bisa diterima ibadahnya selama mereka hidup dalam kejahatan.
✕ Sering dikira
Mengira kurban sembelihan secara mutlak tidak disukai Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini bukan menolak kurban, tapi menekankan hati yang benar, seperti kurban yang jujur.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 15:7
Periksa hatimu sebelum berbicara dan bertanya: apakah yang akan kukatakan ini membangun orang lain? Carilah kesempatan untuk berbagi hal yang bermanfaat, bukan sekadar omong kosong.
Tuhan, mampukan aku untuk berbicara dengan hikmat dan membagikan pengetahuan yang berguna bagi sesamaku. Amin.