Harta di Rumah Orang Benar vs Kesusahan Orang Fasik
Amsal 15:6
Hikmat dalam Perkataan dan Takut akan Tuhan
“Di rumah orang benar terdapat banyak harta benda, tetapi kesusahan menimpa penghasilan orang fasik.”Amsal 15:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Di rumah orang benar ada banyak harta benda, tetapi penghasilan orang fasik membawa kerusakan. Amsal 15.7–15 49”Amsal 15:6 · TB
Terjemahan Baru
“Di rumah orang baik ada banyak harta; kekayaan orang jahat lenyap oleh bencana.”Amsal 15:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Rumah orang benar berlimpah dengan barang berharga, tetapi pendapatan orang jahat menimbulkan masalah.”Amsal 15:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“In the house of the righteous is much treasure: but in the revenues of the wicked is trouble.”Amsal 15:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 15:6?
Orang benar diberkati dengan kekayaan dan keamanan, sementara orang fasik hanya menuai kesusahan dan kerugian. Ini menekankan bahwa hidup menurut kebenaran membawa berkat dari Tuhan, walaupun bisa juga berarti kekayaan jasmani dan rohani.
Latar belakang
Kekayaan yang Sesungguhnya
Orang benar memiliki harta benda yang banyak, tetapi orang fasik mengalami kesusahan dalam penghasilan mereka. Ini bukan sekadar jaminan kekayaan fisik, melainkan prinsip bahwa hidup benar membawa berkat.
Di mana
Yerusalem
Pengadilan dan ruang belajar kerajaan
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel yang kaya, berbicara tentang harta dan kebenaran
Kepada
Orang-orang yang mengejar kekayaan
Mereka yang bertanya tentang berkat materi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אוֹצָר
otsar · harta
perbendaharaan, simpanan berharga
צַדִּיק
tsaddiq · benar
adil, benar, jujur
עָמָל
amal · kesusahan
kerja keras, kesusahan, kelelahan
Kata 'amal' untuk kesusahan orang fasik juga bisa berarti 'kerja keras yang sia-sia'. Ini menunjukkan bahwa tanpa kebenaran, usaha hanya membawa frustrasi, bukan berkat yang sejati.
Tahukah kamu
Penghasilan orang fasik
Kata 'penghasilan' (tevu'ah) di sini bisa berarti hasil panen atau pendapatan. Dalam budaya agraris, panen yang gagal adalah tanda ketidakberuntungan atau kutukan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 15:6
Mazmur 128:2
Berkat bagi yang benar
“Apabila engkau memakan hasil jerih payahmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!”
Amsal 10:22
Kekayaan dari Tuhan
“Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, dan Ia tidak menambah kesusahan kepada orang itu.”
1 Timotius 6:6
Kekayaan sejati
“Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 15:6
✕ Sering dikira
Menganggap ayat ini jaminan bahwa semua orang percaya akan kaya secara materi.
✓ Yang sebenarnya
Prinsip ini umum, bukan mutlak; tujuan utama adalah hidup benar, bukan akumulasi harta.
✕ Sering dikira
Mengabaikan bahwa 'kesusahan' orang fasik bisa terjadi sekarang atau nanti, bukan selalu langsung terlihat.
✓ Yang sebenarnya
Bisa jadi kesusahan itu dampak jangka panjang, atau bisa juga kekayaan mereka cepat habis.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 15:6
Jangan iri pada orang yang hidupnya tampak sukses tanpa kebenaran. Fokuslah pada hidup yang benar di hadapan Tuhan, percaya bahwa Dia akan memelihara dan memberkati jalanmu.
Ya Tuhan, tolong aku untuk selalu mengutamakan kebenaran di atas keuntungan sesaat, dan percaya pada pemeliharaan-Mu. Amin.