Pedagang tak sabar menunggangi hari suci

Amos 8:5

Keranjang buah dan kelaparan firman

yang berkata, ‘Kapankah bulan baru akan berlalu supaya kita dapat menjual gandum, dan kapan hari Sabat berlalu supaya kita dapat menawarkan terigu untuk dijual, dengan memperkecil efa, memperbesar syikal, berlaku curang dengan neraca palsu,

Amos 8:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amos 8:5?

Orang-orang munafik tidak sabar menunggu hari-hari ibadah berlalu agar dapat berdagang dengan curang. Mereka memanipulasi takaran dan timbangan untuk menipu pelanggan.

Latar belakang

Ketidakjujuran dalam perdagangan

Para pedagang mengeluh karena hari raya (bulan baru dan Sabat) menghentikan kegiatan jual beli. Mereka rindu segera menjual gandum dengan curang, memakai takaran kecil (efa) dan timbangan palsu untuk menipu pembeli.

Di mana

Betel

Pasar atau tempat ibadah, saat hari raya

Kapan

~760 SM

Kerajaan pecah: Israel (Utara) dan Yehuda (Selatan)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemakmuran ekonomi
Serangan Asyur (722 SM)
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Amos

Nabi dari Tekoa, awalnya peternak domba

O

Kepada

Orang-orang Israel

Para pedagang yang munafik

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֹדֶשׁ

chodesh · bulan baru

hari pertama bulan, hari perayaan

שַׁבָּת

shabbat · Sabat

hari ketujuh, hari perhentian

עָוַת

avath · berlaku curang

memutarbalikkan, menindas, bertindak tidak adil

Mereka menganggap hari suci sebagai hambatan bisnis, bukan berkat; kecurangan dipakai untuk mengeruk keuntungan dari yang lemah.

Tahukah kamu

Efa dan syikal

Efa adalah takaran untuk biji-bijian, syikal untuk berat. Memperkecil efa atau memperbesar syikal berarti menipu dalam menakar dan menimbang.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amos 8:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amos 8:5

✕  Sering dikira

Dianggap sekadar kritik bisnis

✓  Yang sebenarnya

Ini serangan terhadap integritas rohani: mereka beribadah tapi tidak adil

✕  Sering dikira

Hari Sabat dianggap beban

✓  Yang sebenarnya

Sabat seharusnya menjadi berkat, bukan penghalang untuk korupsi

Renungan

Renungan Singkat Amos 8:5

Kita bisa saja tampak religius di luar, tetapi hati kita tetap mengejar keuntungan yang tidak jujur. Evaluasilah cara kita bekerja dan berbisnis: apakah kita berlaku jujur dalam semua transaksi?

Tuhan Yesus, ciptakan dalam kami hati yang jujur dan jauhkan dari segala kecurangan. Amin.