Kengerian Setelah Kehancuran
Amos 6:10
Celaka atas Kemewahan dan Keadilan yang Hilang
“Apabila anggota keluarga dari orang yang mati dengan orang yang akan membakar mayat orang itu datang untuk mengangkat mayat dan mengeluarkannya dari rumah, dia akan berkata kepada orang yang ada di dalam rumah, “Adakah lagi orang yang bersama-sama denganmu?” Orang akan menjawab, “Tidak ada!” Maka dia akan berkata, “Diamlah!” Kita tidak boleh menyebut nama TUHAN!”Amos 6:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan jika pamannya, pembakar mayat itu, yang datang mengangkat dan mengeluarkan mayat itu dari rumah itu, bertanya kepada orang yang ada di bagian belakang rumah: "Adakah lagi orang bersama-sama engkau?" dan dijawab: "Tidak ada," ia akan berkata: "Diam!" Sebab tidaklah patut menyebut-nyebut nama TUHAN!”Amos 6:10 · TB
Terjemahan Baru
“Seorang anggota keluarga yang bertugas mengurus penguburannya, akan datang dan membawa keluar jenazah kerabatnya. Ia akan berseru kepada orang yang berada di bagian belakang rumah itu, "Apakah masih ada yang hidup selain engkau?" Maka akan terdengar jawaban, "Tidak!" Anggota keluarga yang bertugas menguburkan jenazah itu akan berkata, "Jangan bicara lagi! Kita tak boleh menyebut nama TUHAN."”Amos 6:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And a man’s uncle shall take him up, and he that burneth him, to bring out the bones out of the house, and shall say unto him that is by the sides of the house, Is there yet any with thee? and he shall say, No. Then shall he say, Hold thy tongue: for we may not make mention of the name of the LORD.”Amos 6:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amos 6:10?
Orang-orang yang selamat akan takut menyebut nama TUHAN, karena mereka mengerti bahwa bencana itu adalah hukuman dari-Nya. Ini menunjukkan suasana ketakutan dan kehancuran total.
Latar belakang
Ketika Kematian Membungkam Segala Harapan
Dalam bayangan pembuangan yang akan datang, Amos menggambarkan kehancuran total Israel. Jika sepuluh orang tinggal dalam satu rumah, semuanya akan mati, dan tidak ada yang tersisa untuk menguburkan atau menyebut nama Tuhan, karena kehancuran itu adalah hukuman dari Tuhan.
Di mana
Samaria
Di jalan-jalan kota Samaria, sekitar tahun 760 SM
Kapan
~760 SM
Kerajaan Terbagi (Israel Utara)
Yang berbicara
Amos
Gembala dan penunggang pohon ara dari Tekoa, ~760 SM
Kepada
Kaum Israel di Samaria
Orang kaya yang merasa aman dan hidup mewah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כִּי
ki · Apabila
Kata penghubung yang sering berarti 'sebab' atau 'ketika', menunjukkan alasan atau keadaan.
דוֹד
dod · anggota keluarga
Paman atau kerabat dekat, dalam konteks ini orang yang bertanggung jawab mengurus jenazah.
הִזְכִּיר
hizkir · menyebut
Mengucapkan nama, secara khusus untuk memohon berkat atau mengakui hadirat Tuhan.
Kata-kata ini menunjukkan bahwa dalam kehancuran, bahkan ritual kematian yang paling dasar pun menjadi mustahil dan nama Tuhan tidak lagi diucapkan karena murka-Nya.
Tahukah kamu
Pembakaran Mayat dalam Alkitab
Dalam budaya Israel kuno, pembakaran mayat adalah hal yang memalukan, biasanya untuk orang yang terkutuk atau dalam keadaan darurat. Di sini, bahkan penguburan yang layak pun tidak tersedia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amos 6:10
Amos 5:13
Diam karena kehancuran
“Sebab itu, orang yang bijak akan berdiam diri pada waktu itu, sebab waktu itu adalah waktu yang jahat.”
Ratapan 1:12
Kesedihan tak terperi
“Perhatikanlah, hai semua orang yang lewat, lihatlah, adakah kesedihan seperti kesedihanku yang ditimpakan kepadaku?”
Yesaya 22:14
Hukuman yang pasti
“Sesungguhnya, kesalahanmu ini tidak akan diampuni sampai kamu mati, demikianlah firman Tuhan ALLAH semesta alam.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amos 6:10
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya menggambarkan kematian jasmani secara acak, bukan akibat dosa Israel.
✓ Yang sebenarnya
Amos menegaskan bahwa kehancuran itu adalah hukuman Tuhan atas dosa Israel, bukan kebetulan.
✕ Sering dikira
Larangan menyebut nama Tuhan berarti orang tidak boleh berdoa selamanya di masa depan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah instruksi untuk diam karena kehadiran Tuhan yang menghakimi, bukan larangan permanen untuk berdoa.
Renungan
Renungan Singkat Amos 6:10
Jangan menunggu sampai bencana terjadi untuk mencari Tuhan. Dekatlah kepada-Nya selagi waktu masih ada.
Tuhan, tolong aku untuk selalu takut akan Engkau dan hidup dalam ketaatan. Amin.