Ketidakmampuan Berbuat Benar

Amos 3:10

Hukuman atas Ketidakadilan

PerikopBerita Keruntuhan Israel · Amos 3:9-15 →
““Mereka tidak tahu bagaimana berbuat benar,” demikianlah firman TUHAN, “mereka menimbun kekerasan dan penganiayaan di istana-istana mereka.””

Amos 3:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amos 3:10?

Orang Israel tidak lagi memahami apa yang benar, dan mereka menimbun kekerasan serta penindasan di istana mereka. Ini menunjukkan kemerosotan moral yang parah, di mana kejahatan dianggap biasa dan bahkan dibanggakan.

Latar belakang

Tuduhan Kekerasan

Amos menegaskan bahwa orang Israel tidak tahu berbuat benar. Mereka menimbun kekerasan dan penganiayaan di istana-istana mereka.

Di mana

Samaria

Di tengah kota, in your face

Kapan

~760 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemerintahan Yerobeam II
Asyur menaklukkan Israel
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Amos

gembala dan penunggang pohon ara, ~50 tahun

O

Kepada

Orang Israel

penduduk Kerajaan Utara yang hidup mewah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נְכֹחָה

nekhochah · benar

lurus, tepat, sesuai standar

חָמָס

khamas · kekerasan

kekerasan, ketidakadilan, kezaliman

אָצַר

atsar · menimbun

menyimpan, menumpuk, menimbun

Ketidakmampuan berbuat benar bukan karena tidak tahu, tetapi karena menimbun kekerasan—tindakan yang telanjang dan disengaja.

Tahukah kamu

Istana Gading

Istana-istana di Samaria dihiasi gading, seperti yang ditemukan para arkeolog, menunjukkan kemewahan yang kontras dengan ketidakadilan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amos 3:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amos 3:10

✕  Sering dikira

Mereka tidak tahu karena kurang informasi.

✓  Yang sebenarnya

Ketidaktahuan itu akibat pilihan untuk menindas, bukan ketidaktahuan intelektual.

✕  Sering dikira

Kekerasan hanya fisik.

✓  Yang sebenarnya

Kekerasan mencakup sistem ekonomi yang menindas, bukan hanya kekerasan fisik.

Renungan

Renungan Singkat Amos 3:10

Mari kita belajar untuk peka terhadap kebenaran dan keadilan, terutama dalam lingkungan kita. Jangan sampai kita terbiasa dengan ketidakjujuran atau penindasan halus yang melukai orang lain.

Tuhan, ajari aku untuk mencintai kebenaran dan membenci segala bentuk kekerasan serta penindasan. Amin.