Undangan untuk menyaksikan kejahatan
Amos 3:9
Kata-kata yang Membangunkan
“Serukan ke istana-istana di Asdod dan ke istana-istana di tanah Mesir, katakan, “Berkumpullah di gunung-gunung Samaria. Lihatlah kegemparan besar di dalamnya, dan penindasan di tengah-tengahnya.””Amos 3:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Siarkanlah di dalam puri di Asyur dan di dalam puri di tanah Mesir serta katakan: "Berkumpullah di gunung-gunung dekat Samaria dan pandanglah kekacauan besar yang ada di tengah-tengahnya dan pemerasan yang ada di kota itu."”Amos 3:9 · TB
Terjemahan Baru
“Umumkanlah ini kepada orang-orang yang tinggal di istana Mesir dan Asdod, "Berkumpullah di gunung-gunung sekitar Samaria, dan perhatikanlah kekacauan besar serta pemerasan yang dilakukan di sana."”Amos 3:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Publish in the palaces at Ashdod, and in the palaces in the land of Egypt, and say, Assemble yourselves upon the mountains of Samaria, and behold the great tumults in the midst thereof, and the oppressed in the midst thereof.”Amos 3:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amos 3:9?
Amos memanggil bangsa-bangsa asing untuk menyaksikan kejahatan yang terjadi di Samaria. Ini menunjukkan bahwa dosa Israel begitu nyata dan memalukan, bahkan layak dihakimi oleh bangsa-bangsa lain, dan Tuhan tidak segan menghakimi umat-Nya sendiri.
Latar belakang
Seperti menarik saksi untuk melihat kejahatan
Amos memanggil Asdod dan Mesir untuk naik ke Samaria dan melihat sendiri kekacauan serta penindasan di istana-istana. Ini ironi besar: bangsa-bangsa kafir dipakai sebagai saksi atas dosa umat pilihan.
Di mana
Samaria
Gunung-gunung Samaria menjadi panggung kejahatan
Kapan
sekitar 760 SM
Kerajaan Terbagi: Israel dan Yehuda
Yang berbicara
Nabi Amos
peternak dari Tekoa, berdiri di antara bangsa-bangsa
Kepada
Bangsa-bangsa (Asdod dan Mesir)
negeri-negara besar yang menjadi saksi atas kejahatan Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מְהוּמָה
mehumah · kegemparan
kebisingan, kekacauan, huru-hara
עֹשֶׁק
osheq · penindasan
pemerasan, perlakuan tidak adil
אַרְמְנוֹת
armenot · istana-istana
benteng atau rumah raja
Gabungan 'mehumah' dan 'osheq' menggambarkan bukan hanya kesibukan, tetapi kekacauan yang diakibatkan oleh eksploitasi; istana megah jadi tempat lahirnya penindasan.
Tahukah kamu
Kota-kota terkenal
Asdod adalah salah satu kota utama Filistin, pusat penyembahan dewa Dagon; Mesir adalah bekas tempat perbudakan Israel—menjadi saksi yang mencemaskan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amos 3:9
Yesaya 3:14
istana penuh rampasan
“Tuhan masuk menghakimi tua-tua dan pemimpin-pemimpin umat-Nya: Kamulah yang memakan habis kebun anggur, barang rampasan dari pada orang tertindak ada di rumahmu.”
Wahyu 18:5
dosa sampai ke langit
“Sebab dosa-dosanya telah bertimbun sampai ke langit, dan Allah mengingat kesalahan-kesalahannya.”
Amos 4:1
penindasan di Samaria
“Dengarlah firman ini, hai lembu-lembu Basan yang di gunung Samaria, yang memeras orang lemah, yang menindas orang miskin.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amos 3:9
✕ Sering dikira
Allah hanya berbicara kepada Israel, bukan bangsa lain
✓ Yang sebenarnya
Bangsa-bangsa lain sering dipanggil sebagai saksi atau alat penghakiman
✕ Sering dikira
Samaria adalah pusat penyembahan yang benar
✓ Yang sebenarnya
Samaria adalah ibu kota kerajaan utara dengan penyembahan berhala, bukan kota suci
Renungan
Renungan Singkat Amos 3:9
Kita perlu introspeksi: apakah hidup kita memuliakan Tuhan atau justru menjadi batu sandungan bagi orang lain? Mari jaga integritas agar kita tidak perlu malu saat orang lain melihat perbuatan kita.
Ya Tuhan, mampukan aku hidup benar di hadapan-Mu dan sesama, sehingga tidak ada yang perlu kusembunyikan. Amin.