Perdagangan Budak Gaza

Amos 1:6

Hukuman atas Damaskus dan Bangsa-bangsa

PerikopHukuman bagi Bangsa-Bangsa Lain · Amos 1:2-15 →
“Inilah firman TUHAN, “Untuk tiga pelanggaran Gaza, bahkan empat, Aku takkan menarik kembali hukumannya. Sebab, mereka telah menangkap semua orang buangan, dan menyerahkan mereka kepada Edom,”

Amos 1:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amos 1:6?

Gaza, sebuah kota Filistin, akan dihukum karena mereka menangkap seluruh penduduk dan menjual mereka kepada Edom. Perdagangan budak ini merupakan kejahatan kemanusiaan. Allah melihat penderitaan para tawanan dan akan membalas perlakuan kejam mereka.

Latar belakang

Hukuman atas Filistin

TUHAN menuduh Gaza, kota Filistin, karena mereka menangkap orang dan menjualnya sebagai budak kepada Edom. Kejahatan ini melanggar kemanusiaan, sehingga TUHAN akan menghukum mereka.

Di mana

Tekoa

Di padang, saat menerima penglihatan

Kapan

~760 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perdagangan budak
Gempa bumi
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berbicara melalui Amos

A

Kepada

Amos

Gembala dari Tekoa yang menjadi nabi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גָּלָה

galah · menangkap

Membawa pergi sebagai tawanan

שְׁבִי

shevi · semua orang buangan

Tawanan perang

סָגַר

sagar · menyerahkan

Mengunci atau menyerahkan

Menjual manusia sebagai budak adalah dosa besar; TUHAN melihat dan menghukum.

Tahukah kamu

Gaza dan Filistin

Gaza adalah salah satu kota Filistin yang terkenal karena perdagangannya. Mereka menjual tawanan, mungkin dari Israel, kepada Edom.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amos 1:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amos 1:6

✕  Sering dikira

Gaza hanya contoh kejahatan politik

✓  Yang sebenarnya

Ini pelanggaran kemanusiaan

✕  Sering dikira

TUHAN hanya peduli pada Israel

✓  Yang sebenarnya

Dia menghakimi semua bangsa

Renungan

Renungan Singkat Amos 1:6

Tuhan sangat peduli pada keadilan dan menentang segala bentuk penindasan. Kita dipanggil untuk peka terhadap penderitaan orang lain, termasuk mereka yang diperjualbelikan atau diperlakukan tidak adil. Kita bisa berbuat sesuatu untuk menolong.

Tuhan, berikan aku hati yang peduli pada korban ketidakadilan. Pakailah aku untuk membawa kelegaan bagi mereka yang tertindas. Amin.