Tulah dan penyakit di bait suci
2 Tawarikh 6:28
Doa Dedikasi Salomo
PerikopDoa Salomo · 2 Tawarikh 6:12-42 →“Jika ada kelaparan di negeri ini, jika ada penyakit sampar, hama dan penyakit tanaman, belalang, serta belalang pelahap, dan jika musuh mengepung mereka di pintu-pintu gerbang negeri ini, jika ada tulah atau penyakit apa pun,”2 Tawarikh 6:28 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila ada kelaparan di negeri ini, apabila ada penyakit sampar, hama dan penyakit gandum, belalang dan belalang pelahap, apabila musuh menyesakkan mereka di salah satu kota mereka, apabila ada tulah atau penyakit apapun,”2 Tawarikh 6:28 · TB
Terjemahan Baru
“Apabila negeri ini dilanda kelaparan atau wabah, atau tanaman-tanaman dirusak oleh angin panas, hama atau serangga belalang, atau apabila umat-Mu diserang musuh, atau diserang penyakit,”2 Tawarikh 6:28 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“If there be dearth in the land, if there be pestilence, if there be blasting, or mildew, locusts, or caterpillers; if their enemies besiege them in the cities of their land; whatsoever sore or whatsoever sickness there be:”2 Tawarikh 6:28 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 6:28?
Ayat ini menyebut berbagai bencana seperti kelaparan, penyakit, dan serangan musuh. Salomo memohon agar setiap doa yang dipanjatkan dalam keadaan seperti itu didengar Tuhan. Ini menunjukkan bahwa tidak ada masalah yang terlalu besar untuk dibawa kepada Tuhan.
Latar belakang
Doa untuk segala bencana
Salomo menyebut berbagai bencana yang mungkin menimpa Israel: kelaparan, penyakit sampar, hama, belalang, dan musuh yang mengepung. Ia meminta agar Allah mendengar doa umat yang datang ke bait suci dalam keadaan sulit.
Di mana
Yerusalem
Di depan mazbah, di halaman bait suci, siang hari
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, ~40 tahun, anak Daud
Kepada
Allah
TUHAN, Allah Israel, yang mendengar doa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דֶּבֶר
dever · penyakit sampar
wabah penyakit yang mematikan, sering dianggap sebagai hukuman ilahi
אַרְבֶּה
arbeh · belalang
jenis belalang yang menyerang tanaman dalam jumlah besar
יָדַע
yada · mengenal
mengetahui secara intim, mengenali karakter dan isi hati
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa bencana alami dan musuh adalah hajaran atau ujian, tetapi Allah yang mengenal hati setiap orang sanggup membedakan doa yang tulus dan merespons dengan keadilan.
Tahukah kamu
Belalang pelahap?
Belalang pelahap, atau belalang yang memakan habis, adalah jenis belalang yang sangat merusak tanaman. Istilah ini juga muncul dalam kitab Yoel (Yoel 1:4).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 6:28
Ulangan 28:22
Kutuk karena dosa
“TUHAN akan menghajar engkau dengan penyakit sampar, demam, radang, dan penyakit-penyakit yang panas”
1 Raja-raja 8:37
Doa serupa
“Jika ada kelaparan di negeri ini, jika ada penyakit sampar”
Yesaya 37:16
Pengakuan kekuasaan
“Ya TUHAN semesta alam, Allah Israel, yang bertakhta di atas kerubim, Engkau sendiri Allah untuk semua kerajaan bumi”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 6:28
✕ Sering dikira
Bencana selalu datang karena dosa pribadi seseorang.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini justru meminta pengampunan dan pengembalian, mengakui bahwa bencana bisa terjadi karena dosa umat, tetapi tidak selalu spesifik pada individu.
✕ Sering dikira
Belalang dan hama hanya sebagai metafora musuh rohani.
✓ Yang sebenarnya
Ini merujuk pada bencana nyata yang sering menimpa pertanian Israel, sebagai disiplin Allah terhadap ketidaktaatan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 6:28
Setiap dari kita menghadapi 'bencana' dalam skala tertentu—entah sakit, krisis, atau tekanan. Ayat ini mengingatkan kita untuk tidak putus asa, tetapi membawa setiap pergumulan kepada Tuhan dalam doa.
Tuhan, Engkau mengenal setiap pergumulan kami. Dengarlah doa kami saat kami berseru kepada-Mu di tengah kesulitan. Amin.