Raja yang Jahat di Mata TUHAN

2 Tawarikh 36:5

Akhir Kerajaan Yehuda

PerikopYoyakim, Raja Yehuda · 2 Tawarikh 36:5-8 →
“Yoyakim berumur 25 tahun saat dia menjadi raja. Dia memerintah di Yerusalem selama sebelas tahun. Dia melakukan apa yang jahat dalam pandangan TUHAN, Allahnya.”

2 Tawarikh 36:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 36:5?

Yoyakim menjadi raja pada usia 25 tahun dan memerintah sebelas tahun di Yerusalem. Namun, ia melakukan apa yang jahat dalam pandangan TUHAN, Allahnya, menunjukkan bahwa ia tidak mengikuti jejak ayahnya Yosia yang saleh.

Latar belakang

Pemerintahan yang Jahat

Yoyakim menjadi raja pada usia 25 tahun dan memerintah 11 tahun. Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, Allahnya, bertentangan dengan ibadah yang benar.

Di mana

Yerusalem

Istana raja, masa pemerintahan Yoyakim

Kapan

~609-598 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yoyakim diangkat Mesir
Babel menyerang Yehuda
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Imam-penulis pasca-pembuangan, ~400 SM

U

Kepada

Umat Yehuda kembali

Orang-orang yang pulih dari pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הָרַע

hara' · jahat

buruk, jahat, merusak

בְּעֵינֵי

be'enei · pandangan

di mata, menurut penilaian

יְהוָה

YHWH · TUHAN

Nama pribadi Allah Israel

Frasa 'jahat dalam pandangan TUHAN' adalah penilaian ilahi, bukan sekadar opini manusia. Itu berarti hidupnya bertentangan dengan kehendak Allah yang sudah dinyatakan.

Tahukah kamu

Umur tak menjamin kebijaksanaan

Meski usianya cukup matang, Yoyakim memilih kejahatan. Ini menunjukkan umur tidak otomatis membuat seseorang bijak di hadapan Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 36:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 36:5

✕  Sering dikira

Menganggap Yoyakim jahat karena tidak menyembah dewa asing

✓  Yang sebenarnya

Kejahatannya termasuk menindas rakyat dan memberontak kepada Babel, bukan hanya soal penyembahan

✕  Sering dikira

Mengira 'TUHAN, Allahnya' menunjukkan hubungan pribadi yang baik

✓  Yang sebenarnya

Menyebut 'Allahnya' bisa berarti Allah Israel, tetapi hidupnya tidak mencerminkan pengenalan itu

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 36:5

Kita bisa memiliki latar belakang rohani yang baik, tetapi tetap memilih hidup jahat. Kehidupan rohani tidak diwariskan otomatis; setiap pribadi harus bertanggung jawab untuk hidup kudus di hadapan Tuhan.

Tuhan, jangan biarkan kami hidup dalam kejahatan meskipun kami punya pengetahuan tentang Engkau. Ubah hati kami untuk taat dan melakukan kehendak-Mu. Amin.