Yosia terluka parah oleh pemanah

2 Tawarikh 35:23

Kematian Yosia di Megido

Para pemanah memanah Raja Yosia sehingga raja berkata kepada orang-orangnya, “Bawa aku pergi karena aku terluka parah!”

2 Tawarikh 35:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 35:23?

Selama pertempuran di Megido, Yosia terkena panah dan terluka parah. Ia meminta orang-orangnya untuk mengangkatnya keluar dari kereta karena luka-lukanya, menunjukkan bahwa ia menyadari kondisi kritisnya.

Latar belakang

Panah yang mematikan

Para pemanah musuh menembakkan panah dan mengenai Raja Yosia, melukainya dengan parah. Dalam keadaan terluka, Yosia meminta para pelayannya untuk membawanya pergi dari medan pertempuran.

Di mana

Lembah Megido

Tengah medan pertempuran, berkuda dengan kereta perang

Kapan

~609 SM

Kerajaan Yehuda - akhir

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Peringatan Nekho diabaikan
Pengangkatan raja pengganti
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Sejarawan pasca-pembuangan, menyusun riwayat raja-raja Yehuda

P

Kepada

Pembaca kitab

Umat Israel yang kembali dari pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ירה

yārâ · memanah

menembakkan panah; akar kata ini juga berarti 'melempar' atau 'menembak'

חלה

ḥālâ · terluka

menjadi sakit, lemah, atau terluka parah

מאד

mə’ōd · parah

sangat, sangat banyak; menunjukkan tingkat keparahan yang ekstrem

Kata 'memanah' mengingatkan bahwa panah sering melambangkan penghakiman ilahi. Keparahan luka menunjukkan konsekuensi serius dari ketidaktaatan.

Tahukah kamu

Kereta perang sebagai target

Raja yang menunggang kereta perang sering menjadi sasaran utama pemanah musuh. Panah bisa menembus baju besi pada celah-celah tertentu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 35:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 35:23

✕  Sering dikira

Mengira Yosia mati seketika setelah terkena panah.

✓  Yang sebenarnya

Ia masih hidup dan meminta dibawa pergi, lalu mati kemudian di Yerusalem.

✕  Sering dikira

Mengira panah itu menembus dada, padahal teks tidak menyebutkan lokasi luka.

✓  Yang sebenarnya

Teks hanya mengatakan 'terluka parah', tanpa spesifikasi lokasi.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 35:23

Ketika kita membuat keputusan yang melawan kehendak Tuhan, konsekuensinya bisa sangat menyakitkan. Waspadalah terhadap tindakan impulsif yang bisa membawa kita ke dalam masalah yang serius.

Bapa, lindungi aku dari keputusan ceroboh yang bisa melukai diriku sendiri dan orang lain. Berikan aku akal sehat untuk tetap berada di jalan-Mu. Amin.