Raja Mengutus Tim ke Nabiah Hulda
2 Tawarikh 34:22
Kitab Hukum Ditemukan, Raja Bertobat
“Lalu, Hilkia dan orang-orang suruhan raja pergi menemui Nabiah Hulda, istri Salum, anak Tokhat, anak Hasra, pengurus pakaian-pakaian. Nabiah itu tinggal di Yerusalem, di perkampungan baru. Mereka berbicara kepadanya mengenai hal itu.”2 Tawarikh 34:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka pergilah Hilkia dengan orang- orang yang disuruh raja kepada nabiah Hulda, isteri seorang yang mengurus pakaian-pakaian, yaitu Salum bin Tokhat bin Hasra, penunggu pakaian-pakaian; nabiah itu tinggal di Yerusalem, di perkampungan baru. Mereka berbicara kepadanya sebagaimana yang diperintahkan.”2 Tawarikh 34:22 · TB
Terjemahan Baru
“Maka pergilah Hilkia, Ahikam, Abdon, Safan dan Asaya meminta petunjuk kepada seorang wanita bernama Hulda. Ia seorang nabi yang tinggal di perkampungan baru di Yerusalem. Suaminya bernama Salum anak Tikwa, cucu Harhas. Ia pengurus pakaian ibadat di Rumah TUHAN. Setelah Hulda mendengar keterangan mereka,”2 Tawarikh 34:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And Hilkiah, and they that the king had appointed, went to Huldah the prophetess, the wife of Shallum the son of Tikvath, the son of Hasrah, keeper of the wardrobe; (now she dwelt in Jerusalem in the college:) and they spake to her to that effect.”2 Tawarikh 34:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 34:22?
Utusan raja pergi menemui nabiah Hulda, seorang perempuan yang dipakai Tuhan untuk menyampaikan firman-Nya. Mereka menemuinya di Yerusalem, dan ia pun menyampaikan apa yang Tuhan firmankan. Ini menunjukkan bahwa Tuhan dapat memakai siapa saja, termasuk seorang perempuan, untuk menjadi nabi.
Latar belakang
Rajin Mencari Petunjuk Nabi Perempuan
Raja Yosia mengutus para pejabatnya, termasuk Imam Besar Hilkia, untuk bertanya kepada TUHAN melalui nabiah Hulda, karena murka TUHAN telah dinyatakan dalam kitab Taurat yang baru ditemukan. Langkah ini menunjukkan kerendahan hati raja dan pengakuan akan kebutuhan akan bimbingan ilahi.
Di mana
Yerusalem (rumah Hulda, perkampungan baru)
Di rumah nabiah Hulda
Kapan
~622 SM
Kerajaan Yehuda akhir
Yang berbicara
Penulis Tawarikh
Sejarawan imam pasca-pembuangan, menyusun sejarah umat Israel.
Kepada
Pembaca
Umat yang merindukan pemulihan setelah pembuangan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נְבִיאָה
nevi'ah · nabiah
perempuan yang menyampaikan pesan dari Allah.
מִשְׁנֶה
mishneh · perkampungan baru
bagian kedua kota, atau 'mishneh' - mungkin wilayah yang lebih baru.
אָמַר
amar · berkata
berbicara, menyampaikan perkataan.
Kata 'nabiah' jarang dipakai, tetapi keberadaan Hulda menunjukkan bahwa kepemimpinan rohani tidak eksklusif pria. 'Mishneh' bisa merujuk pada distrik kota, dan 'amar' menekankan otoritas firman yang disampaikan.
Tahukah kamu
Nabiah Perempuan
Hulda adalah salah satu dari empat nabiah yang disebutkan dalam Alkitab Ibrani. Meski jarang, perempuan bisa menjadi saluran firman TUHAN.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 34:22
2 Raja-raja 22:14
Peristiwa paralel
“Lalu pergilah imam Hilkia, Ahikam, Akhbor, Safan, dan Asaya kepada nabiah Hulda...”
Keluaran 15:20
Nabiah perempuan lain
“Lalu Miryam, nabiah itu, saudara perempuan Harun, mengambil rebana...”
Ulangan 18:18-20
Otoritas nabi sejati
“...Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 34:22
✕ Sering dikira
Anggapan bahwa perempuan tidak bisa menjadi nabi di Perjanjian Lama.
✓ Yang sebenarnya
Hulda, Miryam, dan Debora adalah nabiah yang diakui.
✕ Sering dikira
Mengira bertanya kepada nabiah adalah hal aneh atau sekunder.
✓ Yang sebenarnya
Mereka serius mencari firman TUHAN, setara dengan bertanya kepada nabi laki-laki.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 34:22
Jangan meremehkan orang lain yang mungkin dipakai Tuhan untuk berbicara, sekalipun latar belakangnya tidak kita duga. Tuhan dapat memakai siapa saja untuk menyampaikan kebenaran, jadi kita perlu rendah hati untuk mendengarkan.
Tuhan, buka mataku untuk mengenali utusan-utusan-Mu dan beri aku kerendahan hati untuk mendengarkan perkataan yang Kau sampaikan melalui mereka. Amin.