Pesan Raja: Murka yang Mencurah
2 Tawarikh 34:21
Pembaruan Besar di Bawah Raja Yosia
PerikopKitab Taurat Ditemukan Kembali · 2 Tawarikh 34:14-33 →““Pergi dan mintalah petunjuk TUHAN bagiku dan bagi mereka yang tinggal di Israel dan Yehuda tentang perkataan kitab yang ditemukan ini. Murka TUHAN yang besar telah dicurahkan kepada kita karena nenek moyang kita tidak memelihara firman TUHAN dan melakukan semua yang tertulis dalam kitab ini.””2 Tawarikh 34:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Pergilah, mintalah petunjuk TUHAN bagiku, bagi yang masih tinggal di Israel dan di Yehuda tentang perkataan kitab yang ditemukan ini, sebab hebat kehangatan murka TUHAN yang dicurahkan kepada kita, oleh karena nenek moyang kita tidak memelihara firman TUHAN dengan berbuat tepat seperti yang tertulis dalam kitab ini!"”2 Tawarikh 34:21 · TB
Terjemahan Baru
“"Pergilah bertanya kepada TUHAN untuk aku dan untuk orang-orang yang masih ada di Israel dan Yehuda mengenai isi buku ini. TUHAN marah kepada kita karena leluhur kita tidak menjalankan perintah-perintah yang tertulis di dalamnya."”2 Tawarikh 34:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Go, enquire of the LORD for me, and for them that are left in Israel and in Judah, concerning the words of the book that is found: for great is the wrath of the LORD that is poured out upon us, because our fathers have not kept the word of the LORD, to do after all that is written in this book.”2 Tawarikh 34:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 34:21?
Yosia mengakui bahwa murka Tuhan besar atas mereka karena nenek moyang mereka tidak memelihara firman Tuhan. Ia memerintahkan utusannya untuk meminta petunjuk Tuhan, dengan rendah hati mengakui bahwa mereka telah melanggar semua yang tertulis dalam kitab itu.
Latar belakang
Kata-kata Raja yang Penuh Keprihatinan
Raja menyampaikan kekhawatirannya bahwa murka Tuhan yang besar telah tercurah karena nenek moyang mereka tidak memelihara firman Tuhan. Ia meminta rombongan untuk bertanya kepada Tuhan tentang kitab yang ditemukan, karena ia menyadari pelanggaran yang serius.
Di mana
Yerusalem
Di istana kerajaan, saat memberi instruksi
Kapan
~622 SM
Kerajaan Yehuda akhir
Yang berbicara
Yosia
Raja Yehuda, ~26 tahun, reformis
Kepada
Hilkia dan utusan
Pejabat kerajaan yang diutus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֵמָה
chemah · murka
kemarahan yang panas atau menyala
נָתַךְ
natak · mencurahkan
menuangkan, mencurahkan
אָב
ab · nenek moyang
ayah atau leluhur
Kombinasi 'chemah' (kemarahan yang menyala) dan 'natak' (mencurahkan) menunjukkan intensitas murka Tuhan yang tidak bisa dipadamkan. Kata 'ab' (nenek moyang) menunjukkan bahwa pelanggaran bukan hanya generasi sekarang, tetapi warisan dosa.
Tahukah kamu
Murka sebagai Konsep Teologis
Dalam Perjanjian Lama, murka Tuhan sering digambarkan sebagai 'api yang menyala', tetapi di sini dikaitkan dengan pelanggaran perjanjian, menunjukkan hubungan antara ketaatan dan berkat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 34:21
2 Raja-raja 22:13
Paralel langsung
“Pergilah,mintalah petunjuk TUHAN bagiku, bagi rakyat, dan bagi seluruh Yehuda tentang perkataan kitab ini.”
Ulangan 29:27
Murka dan kutuk
“Sebab itu murka TUHAN bernyala-nyala terhadap negeri ini, sehingga didatangkan-Nya ke atasnya segala kutuk yang tertulis dalam kitab ini.”
Mazmur 78:58
Pemicu murka
“Mereka menyakiti hati-Nya dengan bukit-bukit pengorbanan, dan membuat cemburu dengan patung-patung berhala.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 34:21
✕ Sering dikira
Murka Tuhan adalah reaksi emosional yang tidak terkendali.
✓ Yang sebenarnya
Murka di sini adalah respon yang adil terhadap pelanggaran perjanjian, dan raja menanggapinya dengan serius.
✕ Sering dikira
Raja hanya mengkhawatirkan dirinya sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Raja menyebut 'bagiku dan bagi mereka yang tinggal di Israel dan Yehuda', menunjukkan kepedulian terhadap seluruh bangsa.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 34:21
Kita perlu memiliki kerendahan hati untuk mengakui kesalahan, baik kesalahan kita sendiri maupun kesalahan generasi sebelumnya. Yosia tidak menyalahkan orang lain, tetapi mengambil tanggung jawab untuk mencari pemulihan.
Ya Tuhan, beri aku keberanian untuk mengakui dosa dan kesalahan keluargaku, dan bimbinglah aku untuk mencari pemulihan dari-Mu. Amin.