Patung berhala di Bait Suci
2 Tawarikh 33:7
Manasye: Kejahatan dan Pertobatan
“Dia juga menempatkan patung berhala yang dibuatnya dalam bait Allah, meskipun Allah telah berfirman kepada Daud dan kepada Salomo, anaknya, “Di bait ini dan di Yerusalem, yang telah Kupilih dari antara seluruh suku Israel, Aku akan menaruh nama-Ku untuk selama-lamanya.”2 Tawarikh 33:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia menaruh juga patung berhala yang telah dibuatnya dalam rumah Allah, walaupun Allah telah berfirman kepada Daud dan kepada Salomo, anaknya: "Dalam rumah ini dan di Yerusalem, yang telah Kupilih dari antara segala suku Israel, Aku akan menaruh nama-Ku untuk selama-lamanya!”2 Tawarikh 33:7 · TB
Terjemahan Baru
“Patung berhala ditaruhnya di dalam Rumah TUHAN, padahal mengenai tempat itu Allah telah berkata kepada Daud dan Salomo putranya, "Rumah-Ku di Yerusalem ini, yang telah Kupilih dari antara kedua belas wilayah suku Israel, adalah tempat yang Kutentukan sebagai tempat ibadat kepada-Ku untuk selama-lamanya.”2 Tawarikh 33:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And he set a carved image, the idol which he had made, in the house of God, of which God had said to David and to Solomon his son, In this house, and in Jerusalem, which I have chosen before all the tribes of Israel, will I put my name for ever:”2 Tawarikh 33:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 33:7?
Manasye menempatkan patung berhala di dalam Bait Allah, tempat yang seharusnya dikhususkan untuk menyembah Tuhan. Ini menunjukkan betapa dalamnya kejahatan Manasye, karena ia mencemari tempat kudus dengan penyembahan berhala, bertentangan dengan perintah Tuhan yang telah memilih Yerusalem dan Bait Suci sebagai tempat tinggal nama-Nya.
Latar belakang
Penodaan Bait Suci
Manasye menempatkan patung berhala di dalam Bait Allah, tempat yang seharusnya dikhususkan untuk Tuhan. Ini adalah puncak kejahatan Manasye yang melanggar kekudusan Bait Suci.
Di mana
Yerusalem
Bait Suci, tempat kudus
Kapan
~687 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Penulis 2 Tawarikh
Sejarawan imam, ~400 SM
Kepada
Pembaca Yahudi
Komunitas pasca-pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פֶּסֶל
pesel · patung
patung pahatan, biasanya untuk berhala
בַּיִת
bayit · bait
rumah, bisa merujuk pada Bait Suci
אֱלֹהִים
Elohim · Allah
Tuhan, Allah Israel
Kata 'pesel' menunjuk pada patung yang diukir, sedangkan 'bayit' menekankan Bait Suci sebagai rumah Allah. Penggabungan ini menunjukkan kekontrasan yang sangat jelas: benda yang dilarang justru ditempatkan di rumah Allah.
Tahukah kamu
Arti Nama Manasye
Nama Manasye berarti 'yang membuat melupakan', tetapi justru ia melakukan dosa besar yang tidak terlupakan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 33:7
Ulangan 16:21-22
Larangan Allah
“Jangan membuat tiang berhala atau patung bagi TUHAN, dan jangan mendirikan batu berdiri; itu yang dibenci TUHAN.”
2 Raja-raja 21:7
Paralel sejarah
“Dia menempatkan patung Asyera di rumah TUHAN”
Yeremia 7:30
Dosa Yehuda
“Orang Yehuda telah melakukan yang jahat di mata-Ku, menaruh kekejian di rumah yang disebut dengan nama-Ku”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 33:7
✕ Sering dikira
Menganggap Bait Suci tidak lagi kudus karena dinodai.
✓ Yang sebenarnya
Bait Suci tetap kudus bagi Allah, meskipun dinodai; Allah tidak meninggalkannya, tetapi dosa harus dihakimi.
✕ Sering dikira
Berpikir patung Asyera hanyalah simbol, bukan berhala.
✓ Yang sebenarnya
Dalam Alkitab, patung apa pun yang disembah adalah berhala, dan itu merupakan pelanggaran serius terhadap hukum Allah.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 33:7
Kita juga bisa 'menempatkan berhala' di dalam hati kita—hal-hal yang kita sembah atau andalkan lebih dari Tuhan. Periksa kembali apa yang paling penting dalam hidupmu; pastikan Tuhan tetap di tempat pertama, bukan tergeser oleh hal lain.
Tuhan, ampunilah aku jika aku telah menempatkan hal-hal lain di atas Engkau; mampukan aku untuk menjaga kekudusan hati dan hidupku bagi-Mu. Amin.