Dosa Mengerikan

2 Tawarikh 33:6

Manasye Menajiskan Bait Allah

Bahkan, dia mempersembahkan anak-anaknya sendiri ke dalam perapian di Lembah Ben-Hinom. Dia melakukan ramalan, telaah, sihir, dan menghubungi pemanggil arwah dan para peramal. Dia melakukan banyak kejahatan dalam pandangan TUHAN sehingga membangkitkan murka-Nya.

2 Tawarikh 33:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 33:6?

Manasye mempersembahkan anak-anaknya sendiri sebagai korban dalam api di Lembah Ben-Hinom, serta terlibat dalam ramalan, sihir, dan memanggil arwah. Ini adalah praktik kekejian yang sangat dibenci Tuhan dan merupakan puncak dari kejahatannya.

Latar belakang

Praktik Keji di Lembah

Manasye mempersembahkan anak-anaknya sebagai kurban bakar dalam api di Lembah Ben-Hinom. Ia juga terlibat dalam ramalan, sihir, dan memanggil arwah, yang semuanya dilarang keras oleh TUHAN.

Di mana

Lembah Ben-Hinom

Di lembah yang terletak di sebelah selatan Yerusalem

Kapan

~689 SM

Kerajaan Yehuda, periode Manasye

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Membangun mazbah di bait
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Sejarawan imam pasca-pembuangan

O

Kepada

Orang Yehuda pasca-pembuangan

Bangsa yang belajar dari masa lalu

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּנָיו

banav · anak-anaknya

anak laki-laki atau keturunan

אֵשׁ

esh · perapian

api, sering dianggap sebagai sarana pemurnian atau penghukuman

נַחַשׁ

nachash · sihir

praktik meramal atau mantra

Kombinasi kurban anak dan sihir menunjukkan puncak kemurtadan; ‘nachash’ sering berhubungan dengan ular, melambangkan tipu daya.

Tahukah kamu

Lembah Ben-Hinom

Kata 'Gehena' berasal dari 'Lembah Hinom', yang kemudian menjadi gambaran neraka karena praktik keji yang terjadi di sana.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 33:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 33:6

✕  Sering dikira

Mempersembahkan anak 'ke dalam perapian' hanya berarti membaptis dengan api, bukan membunuh.

✓  Yang sebenarnya

Konteks jelas menunjukkan kurban manusia yang dibakar.

✕  Sering dikira

Praktik ramalan dan sihir hanyalah budaya asing yang tidak berdosa.

✓  Yang sebenarnya

TUHAN melarang semua praktik itu karena bertentangan dengan kesetiaan kepada-Nya.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 33:6

Dosa sering kali membuat kita melakukan hal-hal yang tidak masuk akal dan merusak diri sendiri serta orang lain. Kita harus waspada terhadap 'pengorbanan' yang kita lakukan untuk kepentingan diri sendiri, seperti mengorbankan waktu keluarga demi karier atau uang.

Tuhan, jauhkan aku dari segala bentuk penyembahan yang sesat dan pengorbanan yang merusak; peliharalah keluarga dan hidupku dalam kebenaran-Mu, Amin.