Manasye membangun kembali bukit pengurbanan dan menyembah Baal
2 Tawarikh 33:3
Manasye: Dari Raja Jahat Menjadi Contoh Pertobatan
“Dia membangun kembali bukit-bukit pengurbanan yang telah dirobohkan Hizkia, ayahnya. Dia membangun mazbah-mazbah untuk para Baal, membuat patung-patung Dewi Asyera, dan menyembah semua tentara langit dan beribadah kepadanya.”2 Tawarikh 33:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia mendirikan kembali bukit-bukit pengorbanan yang telah dirobohkan oleh Hizkia, ayahnya; ia membangun mezbah-mezbah untuk para Baal, membuat patung-patung Asyera dan sujud menyembah kepada segenap tentara langit dan beribadah kepadanya.”2 Tawarikh 33:3 · TB
Terjemahan Baru
“Tempat-tempat penyembahan berhala yang telah dimusnahkan Hizkia, ayahnya, dibangunnya kembali. Ia membangun mezbah-mezbah untuk beribadat kepada Baal, dan ia membuat patung-patung Dewi Asyera, serta menyembah bintang-bintang.”2 Tawarikh 33:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For he built again the high places which Hezekiah his father had broken down, and he reared up altars for Baalim, and made groves, and worshipped all the host of heaven, and served them.”2 Tawarikh 33:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 33:3?
Manasye membangun kembali bukit-bukit pengurbanan yang telah dirobohkan ayahnya, Hizkia, dan mendirikan mezbah untuk Baal serta patung Asyera. Ia juga menyembah semua tentara langit (benda-benda langit), menunjukkan kemurtadan total dari penyembahan kepada Tuhan yang benar.
Latar belakang
Menghidupkan kembali penyembahan berhala
Manasye dengan sengaja merombak apa yang telah dibangun ayahnya, Hizkia, dengan mendirikan bukit-bukit pengurbanan untuk Baal dan Asyera, serta menyembah benda-benda langit. Ini adalah kemurtadan yang terang-terangan.
Di mana
Yerusalem
Bukit-bukit pengurbanan di sekitar Yehuda, termasuk di bait Allah
Kapan
~697 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Penulis 2 Tawarikh
Sejarawan yang menyoroti tindakan spesifik Manasye yang menghancurkan warisan saleh ayahnya
Kepada
Orang Yehuda pasca-pembuangan
Mereka yang kembali ke Yerusalem dan perlu belajar dari sejarah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיָּשָׁב וַיִּבֶן
vayashav vayiven · membangun kembali
kembali membangun; tindakan memulihkan apa yang telah dirobohkan
בָּמוֹת
bamot · bukit pengurbanan
tempat tinggi untuk mempersembahkan korban, sering dipakai untuk ibadah ilegal
בַּעַל
Ba'al · Baal
tuan; dewa Kanaan yang disembah dengan ritus kesuburan
Kata 'membangun kembali' menunjukkan bahwa Manasye sengaja membalikkan reformasi Hizkia. Ini bukan ketidaktahuan, melainkan pemberontakan yang disengaja.
Tahukah kamu
Dewa Baal dan Asyera
Baal adalah dewa kesuburan Kanaan, dan Asyera adalah dewi ibu yang sering dilambangkan dengan tiang kayu di samping mezbah Baal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 33:3
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 33:3
✕ Sering dikira
Manasye hanya mengikuti tradisi lama yang tidak berbahaya.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah penyembahan berhala yang jelas-jelas dilarang Allah dan membawa murka-Nya.
✕ Sering dikira
Membangun bukit pengurbanan adalah hal yang netral.
✓ Yang sebenarnya
Bukit pengurbanan sering dipakai untuk ibadah kepada dewa lain, dan membangunnya adalah tindakan murtad.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 33:3
Tindakan Manasye adalah contoh bagaimana generasi yang baru bisa merusak warisan rohani yang baik dari orang tua. Kita harus berhati-hati untuk tidak menghidupkan kembali kebiasaan dosa yang sudah dibereskan, dan justru meneruskan iman yang benar kepada anak cucu.
Tuhan, tolong aku untuk tidak meruntuhkan pekerjaan-Mu dalam hidupku, tetapi membangun yang baik bagi generasi berikutnya, Amin.