Mazbah di Bait Suci

2 Tawarikh 33:4

Manasye Menajiskan Bait Allah

Dia membangun mazbah-mazbah di bait TUHAN, meskipun TUHAN telah berfirman, “Di Yerusalem, nama-Ku akan tinggal untuk selama-lamanya.”

2 Tawarikh 33:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 33:4?

Manasye bahkan mendirikan mezbah di dalam bait TUHAN, tempat yang seharusnya dikhususkan untuk penyembahan kepada Tuhan. Ini adalah penghujatan langsung, karena ia menempatkan berhala di tempat kudus yang telah dipilih Tuhan sebagai kediaman nama-Nya.

Latar belakang

Bait Allah Dinodai

Manasye membangun mazbah-mazbah penyembahan berhala di dalam Bait TUHAN di Yerusalem. Padahal TUHAN telah menyatakan nama-Nya ada di tempat itu untuk selama-lamanya.

Di mana

Yerusalem

Di dalam bait TUHAN

Kapan

~689 SM

Kerajaan Yehuda, periode Manasye

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Manasye berkuasa
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Sejarawan imam pasca-pembuangan

O

Kepada

Orang Yehuda pasca-pembuangan

Bangsa yang belajar dari masa lalu

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מִזְבֵּחַ

mizbeach · mazbah

tempat untuk mempersembahkan kurban, biasanya altar

בַּיִת

bayit · bait

rumah atau istana; khususnya rumah TUHAN

שֵׁם

shem · nama

nama, reputasi, atau kehadiran seseorang

Membangun mazbah di dalam bait adalah penghinaan terang-terangan; bait adalah tempat kehadiran TUHAN, dan 'nama-Nya' menandakan hubungan yang kudus.

Tahukah kamu

Tentara Langit

Istilah 'tentara langit' sering merujuk pada matahari, bulan, dan bintang yang dianggap dewa oleh bangsa-bangsa lain.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 33:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 33:4

✕  Sering dikira

Kata 'bait' di sini hanya berarti gedung biasa.

✓  Yang sebenarnya

Bait adalah tempat kudus khusus di mana TUHAN hadir.

✕  Sering dikira

Mazbah-mazbah itu mungkin sekadar dekorasi.

✓  Yang sebenarnya

Mazbah adalah sarana ibadah; membangunnya di situ berarti menantang kekudusan TUHAN.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 33:4

Tubuh kita adalah bait Roh Kudus, jadi kita perlu menjaga kekudusannya. Terkadang kita bisa 'mendirikan mezbah' bagi hal-hal lain, seperti karier, hiburan, atau hubungan, di dalam hati yang seharusnya menjadi tempat Tuhan bertahta.

Bapa, ampuni aku jika aku telah menggantikan Engkau dengan hal-hal lain di dalam hatiku; murnikan kembali bait hati ini, Amin.