Lidah Asyur vs Nama Yerusalem

2 Tawarikh 32:19

Doa di Tengah Hinaan

PerikopPerkataan Sanherib yang Menentang Allah · 2 Tawarikh 32:9-23 →
“Mereka berbicara melawan Allah Yerusalem seperti berbicara melawan ilah bangsa-bangsa di bumi yang adalah buatan tangan manusia.”

2 Tawarikh 32:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 32:19?

Ayat ini menunjukkan bahwa Sanherib dan utusannya menghina Allah Israel dengan cara yang sama seperti mereka menghina dewa-dewa bangsa lain, yang sebenarnya adalah buatan manusia. Ini mencerminkan kesombongan mereka yang tidak menyadari bahwa Allah Israel adalah Allah yang hidup dan berkuasa, bukan dewa mati.

Latar belakang

Hinaan kepada Allah

Para juru bicara Asyur menghina Allah Yerusalem, menyamakan-Nya dengan dewa-dewi buatan tangan manusia. Mereka berbicara dengan lantang dari tembok kota, mencoba meruntuhkan iman penduduk Yehuda.

Di mana

Yerusalem

Di tembok kota, sekitar tahun 701 SM

Kapan

~701 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sanherib mengepung Lakhis
Malaikat melenyapkan pasukan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Tradisi rabinik mengaitkan dengan Ezra, imam dan ahli Taurat

P

Kepada

Pembaca Alkitab

Umat Israel yang diajak merenungkan campur tangan Allah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֱלֹהִים

elohim · Allah

Tuhan, yang menciptakan dan memerintah segala sesuatu

יְרוּשָׁלַיִם

yerushalayim · Yerusalem

kota damai, tempat kediaman Allah di bumi

מַעֲשֵׂה

ma'aseh · buatan

hasil karya atau kerajinan, sering kali sembahan palsu

Elohim adalah Pencipta, bukan hasil karya. Kontras antara Allah yang hidup dan berhala buatan manusia sangat tajam.

Tahukah kamu

Bukti sejarah

Rekaman Asyur tentang pengepungan Yerusalem tidak menyebut penaklukan, dan menyebut Hizkia sebagai 'burung dalam sangkar'—mendukung kisah ini.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 32:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 32:19

✕  Sering dikira

Allah Yerusalem hanyalah dewa lokal yang lebih lemah.

✓  Yang sebenarnya

Penulis menegaskan Allah adalah Pencipta seluruh bumi, bukan dewa lokal.

✕  Sering dikira

Mereka benar karena semua ilah kalah.

✓  Yang sebenarnya

Perbandingan itu keliru; Allah Israel berbeda dan akan bertindak nyata.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 32:19

Jangan meremehkan Tuhan dengan memperlakukan-Nya seperti dewa-dewa yang tidak berdaya. Dalam hidup sehari-hari, kita perlu mengakui kedaulatan Tuhan dan tidak mengandalkan kekuatan sendiri, karena Dia layak dihormati dan disembah.

Tuhan, ajarlah kami untuk selalu menghormati-Mu dan tidak meremehkan kuasa-Mu, karena Engkau adalah Allah yang hidup dan berkuasa. Amin.