2 Tawarikh 28:9
“Namun, di sana, ada seorang nabi TUHAN yang bernama Oded. Dia pergi menemui para tentara yang pulang ke Samaria dan berkata kepada mereka, “Lihat, karena TUHAN, Allah nenek moyangmu, murka kepada Yehuda, Dia menyerahkan mereka ke dalam tanganmu, tetapi kamu membunuh mereka dengan kemarahan yang mencapai langit.”2 Tawarikh 28:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi di sana ada seorang nabi TUHAN yang bernama Oded. Ia pergi menemui tentara yang pulang ke Samaria dan berkata kepada mereka: "Lihatlah, karena kehangatan murka-Nya kepada Yehuda, TUHAN, Allah nenek moyangmu, menyerahkan mereka ke dalam tanganmu, dan kamu telah mengadakan pembunuhan di antara mereka dengan kegeraman yang sampai ke langit.”2 Tawarikh 28:9 · TB
Terjemahan Baru
“Seorang nabi TUHAN bernama Oded tinggal di kota Samaria. Pada waktu tentara Israel kembali membawa tawanan dari Yehuda, Oded menemui mereka ketika mereka akan memasuki kota. Ia berkata, "Kalian telah mengalahkan orang Yehuda karena TUHAN Allah leluhurmu marah kepada mereka. Tetapi TUHAN mendengar bagaimana kejamnya kalian membunuh tentara Yehuda itu.”2 Tawarikh 28:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“But a prophet of the LORD was there, whose name was Oded: and he went out before the host that came to Samaria, and said unto them, Behold, because the LORD God of your fathers was wroth with Judah, he hath delivered them into your hand, and ye have slain them in a rage that reacheth up unto heaven.”2 Tawarikh 28:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 28:9?
Nabi Oded menegur tentara Israel yang pulang ke Samaria. Ia berkata bahwa mereka telah membunuh dengan kemarahan yang melampaui batas, meskipun TUHAN memakai mereka untuk menghukum Yehuda. Ini adalah peringatan agar tidak bertindak dengan kejam.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 28:9
Saat kita diberi kesempatan untuk menang atau menghukum orang lain, jangan bertindak dengan kebencian. Ingatlah bahwa belas kasihan harus selalu menyertai kita.
Tuhan, berikan aku hati yang penuh belas kasihan, bahkan saat aku harus menegur atau menghadapi orang yang bersalah. Amin.