Pemerintahan yang panjang

2 Tawarikh 26:3

Uzia: Raja yang Berjaya dan Jatuh

PerikopUzia, Raja Yehuda · 2 Tawarikh 26:1-15 →
“Uzia berusia enam belas tahun saat dia menjadi raja. Dia memerintah di Yerusalem selama 52 tahun. Nama ibunya adalah Yekholya, dari Yerusalem.”

2 Tawarikh 26:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 26:3?

Uzia berkuasa selama 52 tahun, salah satu pemerintahan terpanjang dalam sejarah Yehuda. Ia diangkat pada usia muda dan memerintah dengan stabil. Ini menunjukkan bahwa Allah setia kepada keturunan Daud dan memberikan umur panjang kepada raja yang setia.

Latar belakang

Raja yang berumur panjang

Teks mencatat bahwa Uzia berusia 16 tahun ketika menjadi raja dan memerintah selama 52 tahun di Yerusalem. Nama ibunya adalah Yekholya, dari Yerusalem, menunjukkan latar belakang keluarga yang penting.

Di mana

Yerusalem

Istana kerajaan · tidak disebut waktu

Kapan

~792 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengangkatan Uzia
Kematian Uzia
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Sejarawan imam, pasca-pembuangan

P

Kepada

Pembaca kitab

Orang Yehuda pasca-pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שֵׁשׁ עֶשְׂרֵה

shesh esreh · enam belas

angka 16, usia muda

מָלַךְ

malakh · memerintah

menjadi raja, bertakhta

חֲמִשִּׁים שָׁנָה

chamishim shanah · 52 tahun

lima puluh dua tahun

Usia muda (16) dan masa yang lama (52) menonjolkan panjangnya pemerintahan, tetapi ironisnya, akhir hidupnya tragis — mengingatkan bahwa panjang tidak selalu berarti baik.

Tahukah kamu

Raja yang paling lama?

Dengan 52 tahun, Uzia adalah salah satu raja dengan masa pemerintahan terpanjang, bersama Manasye yang 55 tahun.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 26:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 26:3

✕  Sering dikira

Uzia memerintah 52 tahun berarti ia hidup lama dan bahagia.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun lama, tahun-tahun terakhirnya penuh penyakit kusta dan pengucilan.

✕  Sering dikira

Nama ibu disebutkan menunjukkan pentingnya peran ibu.

✓  Yang sebenarnya

Nama ibu sering dicatat untuk menunjukkan legitimasi dan latar belakang keluarga.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 26:3

Kesetiaan Allah tidak pernah berubah sepanjang hidup kita. Berapa pun usia kita, Tuhan mampu memberi kita umur yang panjang dan berdampak. Marilah kita gunakan waktu yang Tuhan berikan untuk melayani-Nya dan memberkati orang lain.

Tuhan, terima kasih untuk setiap hari yang Kau berikan. Ajari aku menghargai waktu dan menggunakannya untuk kemuliaan-Mu, amin.