Takhta di Bait Suci
Yesaya 6:1
Panggilan Yesaya
“Pada tahun kematian Raja Uzia, aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang; ujung jubah-Nya turun memenuhi Bait Suci.”Yesaya 6:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.”Yesaya 6:1 · TB
Terjemahan Baru
“Dalam tahun Raja Uzia meninggal, saya melihat TUHAN. Ia duduk di atas takhta-Nya yang tinggi dan mulia. Jubah-Nya menutupi seluruh Rumah TUHAN.”Yesaya 6:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“In the year that king Uzziah died I saw also the LORD sitting upon a throne, high and lifted up, and his train filled the temple.”Yesaya 6:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 6:1?
Yesaya 6:1 menceritakan penglihatan Yesaya tentang Tuhan yang duduk di takhta yang tinggi dan menjulang, dengan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci. Ini terjadi pada tahun kematian Raja Uzia, menunjukkan bahwa Tuhan adalah Raja yang sejati, bersemayam di atas segala kuasa dunia. Visi ini menegaskan kedaulatan dan keagungan Tuhan yang tak tertandingi.
Latar belakang
Kematian Raja, Kemuliaan Allah
Raja Uzia baru saja meninggal, dan Yesaya mungkin merasa kehilangan pemimpin duniawi. Namun dalam penglihatan, ia melihat Tuhan yang sesungguhnya di atas takhta, menunjukkan bahwa pemerintahan Allah mengatasi segala krisis politik.
Di mana
Yerusalem
Di dalam Bait Suci, dalam penglihatan
Kapan
~740 SM
Kerajaan Yehuda, periode para nabi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi, mungkin ~30 tahun, dari keluarga terhormat
Kepada
Pembaca
Orang-orang yang ingin mengenal Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֲדֹנָי
Adonai · Tuhan
Tuan, penguasa yang berdaulat
כִּסֵּא
kisse · takhta
kursi kerajaan, simbol otoritas
רָם
ram · tinggi
ditinggikan, melampaui segala
Tuhan yang disebut 'Adonai' adalah Raja yang berdaulat, duduk di takhta yang ditinggikan, mengingatkan bahwa otoritas-Nya jauh melampaui raja-raja dunia.
Tahukah kamu
Raja Uzia dan penyakit kusta
Raja Uzia terkena kusta karena melanggar tugas imam (2 Tawarikh 26). Kematiannya mungkin menjadi momen genting bagi Yehuda, tetapi di sinilah Yesaya justru melihat kemuliaan Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 6:1
Yohanes 12:41
Kemuliaan Kristus
“Yesaya mengatakan ini karena ia telah melihat kemuliaan-Nya dan berbicara tentang Dia.”
Wahyu 4:2
Takhta di sorga
“Segera aku berada dalam Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seseorang.”
Mazmur 24:7-10
Raja kemuliaan
“Siapakah Raja Kemuliaan? TUHAN, kuat dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 6:1
✕ Sering dikira
Mengira penglihatan ini terjadi di Bait Suci yang sebenarnya di Yerusalem secara fisik.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah penglihatan, meskipun berlatar Bait Suci, yang menyimbolkan kehadiran Allah di surga.
✕ Sering dikira
Mengira Yesaya merespons kematian Uzia sebagai bencana tanpa harapan.
✓ Yang sebenarnya
Justru di tengah krisis, Yesaya melihat Tuhan di atas takhta, memberi harapan.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 6:1
Saat kita kehilangan pemimpin atau menghadapi ketidakpastian, ingatlah bahwa Tuhan tetap berkuasa. Pandanglah Dia sebagai Raja yang berdaulat atas hidup kita, dan berserahlah kepada otoritas-Nya.
Tuhan, bukalah mata hatiku untuk melihat kemuliaan-Mu yang mengisi segala sesuatu, dan tolonglah aku untuk berserah kepada pemerintahan-Mu yang kekal. Amin.