Membangun kembali Elot

2 Tawarikh 26:2

Uzia: Raja yang Berjaya dan Jatuh

Dia membangun Elot dan mengembalikannya kepada Yehuda, sesudah raja dibaringkan bersama nenek moyangnya.

2 Tawarikh 26:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 26:2?

Uzia membangun kembali Elot, sebuah kota pelabuhan di Laut Merah, yang sebelumnya dikuasai musuh. Ini menunjukkan keberaniannya untuk mengembalikan wilayah Yehuda dan memulihkan kekuatan ekonomi serta militer. Tindakannya membuktikan bahwa Allah memberkati pemerintahannya.

Latar belakang

Membangun kembali kota pelabuhan

Setelah ayahnya wafat, Uzia membangun kembali Elot yang sempat hilang dari Yehuda. Ini adalah upaya mengembalikan kekuasaan dan perdagangan melalui jalur laut, menunjukkan awal kesuksesan pemerintahannya.

Di mana

Elot (Eilat)

Pelabuhan di Laut Merah · siang hari

Kapan

~790 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Amazia
Ekspansi militer
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Sejarawan imam, pasca-pembuangan

P

Kepada

Pembaca kitab

Orang Yehuda pasca-pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּנָה

banah · membangun

membangun, mendirikan kembali

שׁוּב

shuv · mengembalikannya

memulihkan, mengembalikan

לִיהוּדָה

liyehudah · kepada Yehuda

untuk Yehuda, suku/kekuasaan

Kata 'membangun' (banah) dan 'mengembalikan' (shuv) menekankan pemulihan wilayah yang hilang; Elot menjadi simbol penguasaan kembali kedaulatan Yehuda.

Tahukah kamu

Elot = Eilat modern

Elot (atau Eilat) adalah kota pelabuhan di ujung selatan Israel, dekat Laut Merah, yang terkenal dengan terumbu karangnya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 26:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 26:2

✕  Sering dikira

Elot adalah kota yang sama sekali baru dibangun Uzia.

✓  Yang sebenarnya

Teks mengatakan 'membangun' dalam arti membangun kembali atau memulihkan, karena Elot sudah ada sejak zaman Salomo.

✕  Sering dikira

Uzia membangun Elot untuk kepentingan pribadi.

✓  Yang sebenarnya

Tujuan utamanya adalah mengembalikan kekuasaan Yehuda dan memulihkan perekonomian.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 26:2

Kita juga bisa 'membangun kembali' hal-hal yang telah hilang atau rusak dalam hidup kita, seperti hubungan, karier, atau iman. Dengan iman dan usaha, Tuhan bisa memulihkan apa yang tampaknya hilang. Jangan takut untuk memulai dari awal.

Ya Tuhan, beri aku keberanian dan kekuatan untuk memulihkan apa yang telah rusak dalam hidupku, untuk kemuliaan-Mu, amin.