Uzia sombong masuk Bait Allah

2 Tawarikh 26:16

Uzia: Sukses, Sombong, dan Kusta

PerikopUzia Dihukum karena Kesombongannya · 2 Tawarikh 26:16-23 →
“Ketika kekuatannya bertambah, hatinya menjadi sombong sehingga melakukan hal yang merusak. Dia tidak setia kepada TUHAN, Allahnya, dan masuk ke bait TUHAN untuk membakar dupa di atas mazbah pembakaran dupa.”

2 Tawarikh 26:16 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 26:16?

Setelah menjadi kuat, Uzia menjadi sombong dan tidak setia kepada Tuhan. Ia memasuki bait suci untuk membakar dupa, sesuatu yang hanya boleh dilakukan imam. Ini menunjukkan bahwa kesuksesan dapat memicu kesombongan dan pelanggaran.

Latar belakang

Kesombongan Uzia

Setelah Uzia menjadi kuat, dia menjadi sombong dan melanggar aturan imamat dengan masuk ke bait TUHAN untuk membakar dupa sendiri. Ini adalah tindakan yang merusak karena melanggar perintah Allah tentang siapa yang boleh membakar dupa.

Di mana

Yerusalem

Di bait Allah, dekat mazbah pembakaran dupa, siang hari

Kapan

~740 SM

Kerajaan Yehuda, sebelum pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Amazia
Kematian Uzia
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Kronik imam dari Yehuda, pasca-pembuangan

P

Kepada

Pembaca Yehuda

Bangsa yang perlu belajar dari sejarah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גָּבַהּ

gavah · sombong

menjadi tinggi, angkuh, atau sombong.

מָעַל

ma'al · setia

berlaku curang atau tidak setia terhadap Tuhan.

הֵיכָל

heikal · bait

istana besar, khususnya bait suci.

Ketika kekuatan bertambah, hati bisa menjadi tinggi ('gavah'). Ini menyebabkan ketidaksetiaan ('ma'al') terhadap Tuhan dan masuk ke area kudus 'heikal' yang bukan haknya. Kesombongan adalah awal dari pelanggaran.

Tahukah kamu

Bau dupa yang memabukkan

Dalam budaya Timur Tengah kuno, dupa digunakan untuk menyembah dewa; membakar dupa bagi YHWH adalah hak eksklusif imam keturunan Harun, dan pelanggaran ini dianggap sangat serius.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 26:16

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 26:16

✕  Sering dikira

Uzia hanya salah masuk tempat, tapi Tuhan terlalu keras menghukumnya.

✓  Yang sebenarnya

Hukuman kusta menunjukkan keseriusan pelanggaran terhadap kekudusan Allah; konteksnya jelas memperingatkan kita.

✕  Sering dikira

Kesombongan Uzia muncul tiba-tiba tanpa sebab.

✓  Yang sebenarnya

Sebelumnya dia berhasil karena mencari TUHAN, tetapi saat kekuatannya besar, dia lupa diri—ini peringatan tentang bahaya kesuksesan.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 26:16

Kesuksesan bisa menjadi ujian. Jangan biarkan keberhasilan membuat kita lupa diri dan melanggar aturan Tuhan. Tetaplah rendah hati dan taat, meskipun kita telah mencapai banyak hal.

Ya Tuhan, jagalah hatiku agar tidak sombong dalam keberhasilan. Ajari aku untuk selalu rendah hati dan taat kepada-Mu dalam segala keadaan. Amin.