2 Tawarikh 26:16
“Ketika kekuatannya bertambah, hatinya menjadi sombong sehingga melakukan hal yang merusak. Dia tidak setia kepada TUHAN, Allahnya, dan masuk ke bait TUHAN untuk membakar dupa di atas mazbah pembakaran dupa.”2 Tawarikh 26:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati sehingga ia melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada TUHAN, Allahnya, dan memasuki bait TUHAN untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan.”2 Tawarikh 26:16 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah Raja Uzia kuat, ia menjadi sombong, dan itu menyebabkan kehancurannya. Ia melanggar perintah TUHAN Allahnya karena memasuki Rumah TUHAN untuk membakar dupa di atas mezbah dupa.”2 Tawarikh 26:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“But when he was strong, his heart was lifted up to his destruction: for he transgressed against the LORD his God, and went into the temple of the LORD to burn incense upon the altar of incense.”2 Tawarikh 26:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 26:16?
Setelah menjadi kuat, Uzia menjadi sombong dan tidak setia kepada Tuhan. Ia memasuki bait suci untuk membakar dupa, sesuatu yang hanya boleh dilakukan imam. Ini menunjukkan bahwa kesuksesan dapat memicu kesombongan dan pelanggaran.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 26:16
Kesuksesan bisa menjadi ujian. Jangan biarkan keberhasilan membuat kita lupa diri dan melanggar aturan Tuhan. Tetaplah rendah hati dan taat, meskipun kita telah mencapai banyak hal.
Ya Tuhan, jagalah hatiku agar tidak sombong dalam keberhasilan. Ajari aku untuk selalu rendah hati dan taat kepada-Mu dalam segala keadaan. Amin.