Peringatan dari Duri dan Pohon Aras
2 Tawarikh 25:18
Kesombongan dan Perumpamaan
PerikopPeperangan Melawan Israel · 2 Tawarikh 25:17-28 →“Namun, Yoas, raja Israel, mengutus orang kepada Amazia, raja Yehuda, dengan pesan, “Duri di Lebanon mengirim pesan kepada pohon aras di Lebanon, dengan berkata: ‘Berikanlah anak perempuanmu untuk menjadi istri anak lelakiku.’ Akan tetapi, binatang hutan di Lebanon melewatinya dan menginjak-injak duri itu.”2 Tawarikh 25:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Yoas, raja Israel, menyuruh orang kepada Amazia, raja Yehuda, mengatakan: "Onak yang di gunung Libanon mengirim pesan kepada pohon aras yang di gunung Libanon, bunyinya: Berikanlah anakmu perempuan kepada anakku laki-laki menjadi isterinya. Tetapi binatang-binatang hutan yang ada di gunung Libanon itu berjalan lewat dari sana, lalu menginjak onak itu.”2 Tawarikh 25:18 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi Raja Yoas mengirim jawaban ini, "Suatu waktu semak berduri di pegunungan Libanon mengirim tuntutan ini kepada pohon cemara, 'Hai pohon cemara, berikanlah anak gadismu kepada anakku untuk menjadi istrinya.' Tetapi kemudian lewatlah di situ seekor binatang hutan yang menginjak-injak semak berduri itu.”2 Tawarikh 25:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And Joash king of Israel sent to Amaziah king of Judah, saying, The thistle that was in Lebanon sent to the cedar that was in Lebanon, saying, Give thy daughter to my son to wife: and there passed by a wild beast that was in Lebanon, and trode down the thistle.”2 Tawarikh 25:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 25:18?
Yoas menjawab tantangan Amazia dengan perumpamaan tentang duri dan pohon aras, yang menasihati Amazia agar tidak meninggikan diri. Ini adalah peringatan agar Amazia puas dengan kemenangannya dan tidak mencari kehancuran.
Latar belakang
Perumpamaan Duri dan Pohon Aras
Yoas membalas tantangan Amazia dengan sebuah perumpamaan tentang duri di Lebanon yang merasa bisa menandingi pohon aras, tetapi binatang hutan menginjak-injaknya. Ini adalah sindiran bahwa Amazia yang seperti semak tidak bisa menandingi Israel yang seperti pohon besar. Yoas mengejek kemenangan Amazia atas Edom dan mengingatkan bahwa ia masih bisa hancur jika memaksakan perang.
Di mana
Samaria
Wilayah Israel, melalui utusan
Kapan
sekitar 790 SM
Sejarah Kerajaan Israel dan Yehuda
Yang berbicara
Raja Yoas
Raja Israel, penguasa kerajaan utara, terkenal tegas dan tidak mau diremehkan.
Kepada
Raja Amazia
Raja Yehuda yang sombong karena kemenangan atas Edom.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חוֹחַ
choach · duri
Tanaman berduri yang rendah dan tidak berguna, sering dipakai sebagai kiasan kelemahan.
אֶרֶז
erez · pohon aras
Pohon cedar Lebanon yang kuat dan tinggi, simbol keagungan dan kekuasaan.
רָמַס
ramas · menginjak-injak
Menginjak dengan kasar, melambangkan penghancuran.
Kontras antara 'duri' (choach) dan 'pohon aras' (erez) menunjukkan perbandingan antara yang lemah dan kuat. 'Menginjak-injak' (ramas) menegaskan bahwa keangkuhan akan berakhir dengan dihancurkan. Ini adalah peringatan agar tidak menyombongkan diri melebihi batas.
Tahukah kamu
Arti Perumpamaan
Perumpamaan ini juga dipakai dalam kitab 2 Raja-raja 14:9, menunjukkan bahwa cerita ini dicatat oleh dua sumber sejarah. Ini adalah cara kuno untuk mengajarkan keangkuhan yang berakhir dengan kehancuran.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 25:18
Hakim-hakim 9:8-15
Perumpamaan tumbuhan
“Pohon-pohon pergi mengurapi raja; mereka berkata kepada pohon zaitun: Jadilah raja atas kami.”
Yesaya 37:24
Kesombongan menghadapi Allah
“Engkau menghina TUHAN melalui utusan-utusanmu, engkau berkata: Dengan banyak kereta aku naik ke puncak gunung-gunung.”
Amsal 17:19
Sukai perang = kehancuran
“Siapa mencintai pelanggaran menyukai perbantahan; siapa memperbesar pintunya mencari kehancuran.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 25:18
✕ Sering dikira
Yoas takut pada Amazia, sehingga ia mencoba menghindari perang dengan perumpamaan.
✓ Yang sebenarnya
Perumpamaan itu justru sindiran yang mengecilkan Amazia dan menunjukkan kepercayaan diri Yoas bahwa ia akan menang.
✕ Sering dikira
Amazia mengerti maksud perumpamaan dan mengurungkan niatnya.
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak menyebutkan itu; bahkan ayat 20 mengatakan Amazia tidak mendengarkan, sehingga ia tetap maju perang dan kalah.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 25:18
Peringatan dari orang lain, bahkan musuh, bisa menjadi penjaga. Jangan meremehkan nasihat, tapi pertimbangkan baik-baik sebelum bertindak.
Bapa, beri aku kebijaksanaan untuk mendengar nasihat, dan rendahkan hatiku agar tidak mencari perkara yang membawa celaka. Amin.