Aliansi yang Salah

2 Tawarikh 20:35

Persekutuan yang Merugikan

PerikopAkhir Pemerintahan Yosafat · 2 Tawarikh 20:31-37 →
“Lalu, Yosafat, raja Yehuda, bersekutu dengan Ahazia, raja Israel, yang berlaku fasik.”

2 Tawarikh 20:35 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 20:35?

Yosafat bersekutu dengan Ahazia, raja Israel yang fasik, untuk membuat kapal dagang. Ini adalah kesalahan karena bersekutu dengan orang fasik bertentangan dengan kehendak Tuhan, meskipun tujuannya mungkin baik secara ekonomi.

Latar belakang

Persekutuan dengan Raja Fasik

Yosafat menjalin persekutuan dengan Ahazia, raja Israel yang jahat, untuk membangun kapal dagang. Ini menunjukkan kelemahan Yosafat setelah menang.

Di mana

Yerusalem

Setelah kemenangan besar, Yosafat membuat kesalahan

Kapan

~850 SM

Raja-raja Yehuda (Kerajaan Terbagi)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemenangan atas musuh
Penghancuran kapal
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Sejarawan imam, pasca-pembuangan

U

Kepada

Umat Yehuda pasca-pembuangan

Perlu waspada terhadap aliansi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָבַר

chavar · bersekutu

mengikat diri/bersekutu

רָשָׁע

rasha · fasik

bersalah/ melanggar hukum

אֳנִי

oni · kapal

armada kapal

Kata 'bersekutu' (chavar) menunjukkan ikatan yang kuat, dan 'fasik' menggarisbawahi bahaya bergaul dengan orang yang melawan Tuhan.

Tahukah kamu

Ahazia, raja yang singkat

Ahazia memerintah hanya 2 tahun (1 Raja-raja 22:51) dan mati karena jatuh dari loteng.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 20:35

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 20:35

✕  Sering dikira

Menganggap semua kerja sama dengan orang tidak percaya dilarang.

✓  Yang sebenarnya

Yang ditegur adalah persekutuan yang mengarah pada kompromi iman.

✕  Sering dikira

Mengira Ahazia adalah Ahab (ayahnya).

✓  Yang sebenarnya

Ahazia adalah anak Ahab, tetapi berbeda orang.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 20:35

Hati-hatilah dalam memilih rekan kerja atau kerjasama. Jangan mengorbankan integritas iman demi keuntungan duniawi. Pastikan setiap hubungan membawa kita lebih dekat kepada Tuhan, bukan menjauh.

Bapa, berikan aku hikmat dalam memilih relasi dan kerjasama. Jauhkan aku dari ikatan yang dapat merusak imanku, dan dekatkan aku dengan orang-orang yang mengasihi-Mu. Amin.