Catatan Sejarah Yosafat

2 Tawarikh 20:34

Kemenangan dan Kejatuhan Yosafat

Riwayat Yosafat selebihnya dari awal sampai akhir, sesungguhnya semua itu tertulis dalam riwayat Yehu, anak Hanani yang tercantum dalam Kitab Raja-Raja Israel.

2 Tawarikh 20:34 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 20:34?

Kisah Yosafat selanjutnya dicatat dalam riwayat Yehu bin Hanani, yang termasuk dalam Kitab Raja-Raja Israel. Ini menunjukkan bahwa sejarah kerajaan dicatat dengan teliti dan menjadi pelajaran bagi generasi mendatang.

Latar belakang

Penutup Riwayat Raja

Ayat ini menutup kisah Yosafat dengan menunjukkan sumbernya. Penulis merujuk pada kitab lain untuk bukti.

Di mana

Yerusalem

Dalam kitab, menutup riwayat Yosafat

Kapan

~450 SM (penulisan)

Raja-raja Yehuda (Kerajaan Terbagi)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemenangan atas Amon
Persekutuan dengan Ahazia
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Sejarawan imam, pasca-pembuangan

U

Kepada

Umat Yehuda pasca-pembuangan

Kembali dari Babel, perlu identitas

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דִּבְרֵי

divrei · riwayat

kata-kata/perkara

יֶתֶר

yeter · selebihnya

sisa/kelebihan

סֵפֶר מַלְכֵי יִשְׂרָאֵל

sefer malkhei yisrael · Kitab Raja-Raja Israel

catatan resmi kerajaan

Kata 'riwayat' (divrei) menunjukkan catatan yang dianggap penting, dan 'selebihnya' mengingatkan bahwa Alkitab tidak mencatat segalanya—ada sumber lain.

Tahukah kamu

Yehu, penulis lain

Yehu adalah seorang pelihat yang menegur Yosafat, dan tulisannya kini hilang.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 20:34

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 20:34

✕  Sering dikira

Menganggap Kitab Raja-Raja Israel adalah kitab 1&2 Raja-raja dalam Alkitab.

✓  Yang sebenarnya

Itu adalah sumber lain yang tidak kita miliki, bukan kitab kanonik.

✕  Sering dikira

Mengira Yosafat seluruhnya baik.

✓  Yang sebenarnya

Ayat 33 dan 35-37 menunjukkan kelemahannya.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 20:34

Kehidupan kita juga sedang 'dicatat' oleh Tuhan. Biarlah setiap perbuatan kita menjadi saksi yang baik bagi kemuliaan-Nya dan menjadi teladan bagi orang lain.

Tuhan, biarlah hidupku menjadi tulisan yang berbicara tentang kebaikan-Mu. Mampukan aku hidup benar di hadapan-Mu dan menjadi teladan bagi sesama. Amin.