Bukit pengorbanan yang tersisa

2 Tawarikh 20:33

Pertolongan Tuhan dan Akhir Hidup Yosafat

Namun, dia tidak menyingkirkan bukit-bukit pengurbanan. Bangsa itu juga belum mengarahkan hatinya kepada Allah nenek moyang mereka.

2 Tawarikh 20:33 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 20:33?

Walaupun Yosafat melakukan yang benar, ia tidak menyingkirkan bukit-bukit pengurbanan, dan bangsa itu belum sepenuhnya mengarahkan hati kepada Tuhan. Ini menunjukkan bahwa ketaatan yang setengah hati masih menyisakan ruang untuk kompromi.

Latar belakang

Kekurangan Yosafat

Meskipun dinilai baik, Yosafat tidak menyingkirkan bukit-bukit pengorbanan, tempat ibadah yang tidak sesuai. Bangsa belum sepenuhnya mengarahkan hati kepada Tuhan, menunjukkan bahwa reformasi belum tuntas.

Di mana

Yerusalem

Catatan resmi kerajaan

Kapan

~850 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemerintahan Yosafat
Reformasi belum sempurna
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Sejarawan yang jujur mencatat kekurangan raja

P

Kepada

Pembaca kitab

Umat yang perlu introspeksi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לֵבָב

levav · hati

hati, pusat kehendak dan emosi

כּוּן

kun · mengarahkan

menyiapkan, mengarahkan dengan teguh

אֱלֹהִים

Elohim · Allah

Tuhan, Yang Mahakuasa

Kata 'levav' menunjukkan hati yang terdalam, dan 'kun' berarti mengarahkan seperti memasang tiang; bangsa belum sepenuhnya mengarahkan hati kepada Tuhan, yang berarti mereka belum sepenuhnya berkomitmen.

Tahukah kamu

Bukit pengorbanan

Bukit-bukit ini adalah tempat pemujaan yang biasa digunakan sebelum bait suci dibangun, tetapi kemudian menjadi masalah karena sering dipakai untuk beribadah kepada dewa lain.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 20:33

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 20:33

✕  Sering dikira

Menganggap bukit pengorbanan selalu buruk

✓  Yang sebenarnya

Sebelum bait suci berdiri, bukit-bukit itu adalah tempat ibadah yang sah, tetapi setelah bait suci ada, penggunaannya menjadi tidak sesuai.

✕  Sering dikira

Menganggap 'hati belum mengarah' berarti bangsa benar-benar jahat

✓  Yang sebenarnya

Ini menunjukkan ketidaksempurnaan, tetapi mereka tetap berbangsa yang menyembah Tuhan; hanya saja ada yang kurang.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 20:33

Periksa hidup kita: adakah 'bukit pengurbanan' yang masih kita pelihara, yaitu hal-hal yang seharusnya kita tinggalkan tetapi masih kita pertahankan? Biarlah kita menyerahkan seluruh hati kita kepada Tuhan, bukan hanya sebagian.

Ya Tuhan, ampunilah aku jika masih ada kompromi dalam hidupku. Mampukan aku untuk menyingkirkan segala sesuatu yang menghalangi hubunganku dengan-Mu. Amin.