Mata yang terarah kepada Allah

2 Tawarikh 20:12

Yosafat dan Pasukan yang Tidak Terlihat

PerikopKemenangan Yosafat atas Moab dan Ammon · 2 Tawarikh 20:1-30 →
“Ya Allah kami, tidakkah Engkau akan menghukum mereka? Kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi pasukan yang besar ini yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami terarah kepada-Mu.””

2 Tawarikh 20:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 20:12?

Yosafat dengan jujur mengakui ketidakberdayaan mereka dan mengarahkan mata kepada Allah untuk pertolongan. Ini adalah contoh doa yang rendah hati: mengakui keterbatasan dan bergantung sepenuhnya pada Tuhan.

Latar belakang

Pengakuan dan ketergantungan

Yosafat mengakui bahwa Yehuda tidak punya kekuatan untuk menghadapi pasukan besar itu, dan ia tidak tahu harus berbuat apa. Namun, ia memilih untuk mengarahkan mata mereka kepada TUHAN, menantikan pertolongan-Nya.

Di mana

Yerusalem

Di pelataran Bait Allah · siang hari

Kapan

~850 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yosafat mengakui ketidakberdayaan
Roh TUHAN berbicara melalui Yahaziel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yosafat

Raja Yehuda yang saleh, ~39 tahun

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang kepada-Nya Yosafat berdoa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עַיִן

ayin · mata

mata, tetapi juga berarti sumber air atau pandangan

פָּנָה

panah · terarah

berpaling untuk melihat, menghadap, atau memeriksa

כֹּחַ

koach · kekuatan

tenaga, kemampuan, atau kekuatan fisik dan moral

Kata 'ayin' dan 'panah' menunjukkan tindakan sengaja untuk menghadapkan pandangan kepada Allah, sementara 'koach' yang tidak ada menunjukkan pengakuan bahwa kekuatan manusia terbatas. Bersama-sama, ini adalah sikap iman yang aktif: mengakui kelemahan, lalu menantikan Allah.

Tahukah kamu

Mata yang tertuju

Frasa 'mata kami terarah kepada-Mu' juga muncul dalam Mazmur 123:2 dan 141:8, menggambarkan ketergantungan penuh kepada Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 20:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 20:12

✕  Sering dikira

Yosafat pasif dan menyerah tanpa berbuat apa-apa.

✓  Yang sebenarnya

Yosafat tetap mempersiapkan perang (lihat ayat 21), tetapi ia menyerahkan hasilnya kepada Allah.

✕  Sering dikira

Mengarahkan mata berarti hanya berdoa tanpa tindakan nyata.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah sikap hati yang menyadari keterbatasan, tetapi masih bertindak dalam iman.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 20:12

Saat merasa tidak punya kekuatan, jangan bersembunyi di balik kepalsuan. Akui kelemahanmu di hadapan Tuhan, dan arahkan matamu kepada-Nya. Allah menghargai doa yang jujur dan rendah hati.

Ya Allah, kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu; tolonglah kami. Amin.