Instruksi kepada Para Hakim
2 Tawarikh 19:7
Hakim yang Takut akan TUHAN
PerikopYosafat Memilih Hakim-Hakim · 2 Tawarikh 19:4-11 →“Oleh sebab itu, milikilah rasa takut kepada TUHAN. Bertindaklah dengan saksama, sebab pada TUHAN, Allah kita, tidak ada kecurangan, keberpihakan, ataupun penerimaan suap.””2 Tawarikh 19:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab itu, kiranya kamu diliputi oleh rasa takut kepada TUHAN. Bertindaklah dengan seksama, karena berlaku curang, memihak ataupun menerima suap tidak ada pada TUHAN, Allah kita."”2 Tawarikh 19:7 · TB
Terjemahan Baru
“Kamu harus takut kepada TUHAN, dan bertindak hati-hati, sebab TUHAN Allah kita membenci orang yang berbuat curang, yang bertindak berat sebelah atau yang menerima suap."”2 Tawarikh 19:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Wherefore now let the fear of the LORD be upon you; take heed and do it: for there is no iniquity with the LORD our God, nor respect of persons, nor taking of gifts.”2 Tawarikh 19:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 19:7?
Ayat ini adalah pesan Yosafat kepada para hakim: takut akan TUHAN harus mendasari keputusan mereka. Allah tidak memihak, tidak menerima suap, dan tidak curang. Karena itu, para hakim harus bertindak dengan saksama dan jujur, karena mereka mewakili Allah yang adil.
Latar belakang
Peringatan untuk Tidak Curang
Yosafat menegaskan bahwa para hakim menghakimi atas nama TUHAN, bukan manusia. Karena itu, mereka harus bertindak dengan takut akan TUHAN dan saksama, sebab TUHAN tidak memihak atau menerima suap. Ini menekankan integritas dalam sistem peradilan.
Di mana
Yerusalem
Instruksi kepada para hakim, mungkin di istana
Kapan
~850 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Yosafat
Raja Yehuda yang saleh, sekitar 45 tahun
Kepada
Para hakim Yehuda
Hakim yang diangkat di kota-kota berkubu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יִרְאָה
yir'ah · takut
Rasa hormat dan kagum yang mendalam kepada Allah, yang memengaruhi tindakan.
שָׁמַר
shamar · saksama
Berhati-hati, waspada, dan teliti dalam bertindak.
עַוְלָה
avlah · kecurangan
Ketidakadilan, perbuatan yang menyimpang dari kebenaran.
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa keadilan sejati berakar pada rasa takut akan TUHAN, yang menghasilkan kewaspadaan dan menjauhkan dari segala kecurangan.
Tahukah kamu
Suap dalam Alkitab
Larangan menerima suap sangat ditekankan dalam hukum Taurat (Keluaran 23:8), dan Yosafat mengingatkannya kembali.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 19:7
Ulangan 16:19
Larangan suap
“Janganlah memutarbalikkan keadilan dan jangan memandang bulu; janganlah menerima suap, karena suap membutakan mata orang bijak dan memutarbalikkan perkataan orang benar.”
Amsal 21:3
Keadilan lebih utama
“Melakukan keadilan dan kebenaran lebih dikenan TUHAN daripada korban.”
Roma 2:11
Allah tidak memihak
“Sebab Allah tidak memandang bulu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 19:7
✕ Sering dikira
Menganggap rasa takut kepada TUHAN hanya berarti takut dihukum, sehingga hakim-hakim itu menjadi takut dan tidak berani memutuskan.
✓ Yang sebenarnya
Rasa takut kepada TUHAN di sini bermakna hormat dan kagum yang membawa kepada keputusan yang adil, bukan ketakutan yang melumpuhkan.
✕ Sering dikira
Mengira bahwa pengadilan di zaman Yosafat bisa menerima suap, tetapi larangan ini menunjukkan bahwa suap adalah godaan nyata yang harus ditolak.
✓ Yang sebenarnya
Larangan ini menunjukkan bahwa suap adalah praktik yang umum pada zaman itu, tetapi umat Tuhan harus berbeda.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 19:7
Sebagai orang percaya, kita juga dipanggil untuk berlaku adil dalam segala hal, baik dalam keputusan besar maupun kecil. Hindari godaan untuk memihak atau menerima imbalan yang tidak pantas, karena Allah melihat hati kita. Jadilah pribadi yang dikenal karena integritas dan ketulusan.
Ya Tuhan, ajarlah aku untuk hidup dalam takut akan Engkau, bertindak dengan saksama dan jujur dalam segala hal, sebab Engkau tidak memihak. Amin.