Pesan Yosafat kepada para hakim

2 Tawarikh 19:6

Raja yang Kembali dan Pembaruan Hukum

Dia berpesan kepada hakim-hakim itu, “Waspadalah terhadap apa yang kamu lakukan, karena bukan untuk manusia kamu menghakimi, melainkan untuk TUHAN, yang menyertaimu ketika kamu membuat putusan hukum.

2 Tawarikh 19:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 19:6?

Yosafat berpesan kepada hakim-hakim agar mereka waspada dalam bertindak, karena mereka menghakimi untuk TUHAN, bukan untuk manusia. Ini menekankan bahwa setiap keputusan hukum harus dibuat dengan kesadaran bahwa Allah hadir dan menjadi saksi.

Latar belakang

Peringatan agar hakim bertindak adil

Yosafat memberi pesan tegas kepada para hakim: mereka tidak menghakimi untuk manusia, tetapi untuk TUHAN yang hadir di tengah mereka. Karena itu, mereka harus takut akan TUHAN dan bertindak dengan saksama, karena Allah tidak memihak atau menerima suap.

Di mana

Yerusalem

Instruksi resmi di istana atau tempat berkumpul

Kapan

~850 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengangkatan hakim
Instruksi untuk para hakim
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yosafat

Raja Yehuda yang saleh, ~40 tahun

P

Kepada

Para hakim

Hakim-hakim yang baru diangkat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁפַט

shafat · menghakimi

menjatuhkan putusan hukum

לֵיהוָה

le-YHWH · bagi Allah

di hadapan TUHAN, untuk TUHAN

הָבִין

havin · saksama

penuh pengertian, bertindak bijak

Menghakimi adalah tindakan yang mewakili Allah, sehingga harus dilakukan dengan penuh kesadaran akan kehadiran-Nya dan pemahaman yang mendalam.

Tahukah kamu

Yosafat berbicara langsung

Ini adalah salah satu pidato raja yang tercatat rinci dalam Alkitab, menunjukkan perhatiannya terhadap keadilan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 19:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 19:6

✕  Sering dikira

Hakim tidak perlu takut salah karena mereka mewakili Allah

✓  Yang sebenarnya

Justru karena mewakili Allah, mereka harus sangat berhati-hati dan bertindak dengan integritas.

✕  Sering dikira

Kalimat 'bukan untuk manusia kamu menghakimi' berarti keputusan hakim tidak perlu memuaskan manusia

✓  Yang sebenarnya

Ini menekankan pertanggungjawaban utama kepada Allah, tetapi tetap harus adil bagi manusia.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 19:6

Semua yang kita lakukan, termasuk dalam pekerjaan dan keputusan sehari-hari, seharusnya dilakukan seolah-olah untuk Tuhan. Ini mengubah cara kita mengambil keputusan: bukan asal benar menurut manusia, tetapi benar di mata Allah. Bertindaklah dengan integritas.

Bapa, ajarlah aku untuk selalu ingat bahwa Engkau menyertaiku dalam setiap keputusan. Tolong aku untuk bertindak adil dan bijaksana. Amin.