Ahab menuntut kebenaran dari Mikha

2 Tawarikh 18:15

Nabi Sejati vs Nabi Palsu

Raja berkata kepadanya, “Sampai berapa kali aku harus menyuruhmu bersumpah dalam nama TUHAN supaya kamu tidak mengatakan apa pun kepadaku selain kebenaran?”

2 Tawarikh 18:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 18:15?

Raja Ahab menuduh Mikha tidak berkata benar dan memintanya bersumpah dalam nama TUHAN. Ini menunjukkan bahwa Ahab sebenarnya tahu Mikha adalah nabi TUHAN yang sejati, namun dia lebih suka mendengar nubuatan palsu yang menyenangkan. Kebenaran sering tidak enak didengar.

Latar belakang

Ahab tidak percaya pada perkataan Mikha

Ahab mengenali bahwa jawaban Mikha tidak tulus, sehingga ia menuntut Mikha bersumpah dalam nama TUHAN untuk hanya mengatakan kebenaran. Ini menunjukkan bahwa Ahab tahu Mikha memiliki otoritas kenabian, namun ia tetap menolak untuk mendengar.

Di mana

Samaria

Di depan pintu gerbang Samaria, di tempat pengirikan

Kapan

~853 SM

Kerajaan Terbagi (Yehuda & Israel)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Jawaban ironis Mikha
Penglihatan tentang surga
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ahab, raja Israel

Raja Israel yang jahat, terkenal karena menyembah Baal

M

Kepada

Mikha bin Yimla

Nabi TUHAN yang jujur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שבע

shava · sumpah

Bersumpah, bersumpah dalam nama Tuhan

שם

shem · nama

Nama, reputasi, keberadaan

אמת

emet · kebenaran

Kebenaran, kesetiaan, keandalan

Ahab meminta sumpah demi nama TUHAN, tetapi ironisnya ia tidak mau hidup sesuai dengan nama itu. Kata 'kebenaran' (emet) menekankan bahwa Allah adalah sumber kebenaran, dan nabi-Nya harus menyampaikannya.

Tahukah kamu

Ahab tidak bodoh

Meskipun Ahab sering digambarkan jahat, ia cukup cerdas untuk membedakan nubuat palsu dari nubuat sejati. Ia tahu Mikha bisa dipakai Allah untuk menyampaikan kebenaran.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 18:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 18:15

✕  Sering dikira

Ahab serius ingin mendengarkan kebenaran

✓  Yang sebenarnya

Ahab hanya memaksa Mikha untuk berbicara, tetapi ia sudah memutuskan untuk tidak taat.

✕  Sering dikira

Sumpah dalam nama TUHAN menjamin perkataan Mikha benar

✓  Yang sebenarnya

Sumpah adalah bentuk komitmen, tetapi yang lebih penting adalah ketaatan pada firman Allah.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 18:15

Terkadang kita lebih suka mendengar hal-hal yang menyenangkan daripada kebenaran yang menantang. Namun, pertumbuhan rohani dimulai ketika kita mau menerima koreksi. Kita bisa melatih diri untuk membuka hati terhadap nasihat yang jujur.

Tuhan, berikan aku kerendahan hati untuk menerima kebenaran, sekalipun itu menyakitkan. Amin.