Menolak Nasihat Bijak

2 Tawarikh 10:8

Rehabeam Menolak Nasihat

PerikopKerajaan Salomo Terbagi Dua · 2 Tawarikh 10:1-19 →
“Namun, dia mengabaikan nasihat yang diberikan oleh para tua-tua itu, dan meminta nasihat dari orang-orang muda yang tumbuh besar bersamanya dan yang berdiri di hadapannya.”

2 Tawarikh 10:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 10:8?

Rehabeam menolak nasihat para tua-tua dan beralih ke teman-teman sebayanya. Ini menggambarkan bahaya mengabaikan pengalaman dan hikmat orang yang lebih matang, dan lebih memilih pendapat yang sejalan dengan keinginan kita.

Latar belakang

Pilihan yang Menentukan

Rehabeam mengesampingkan nasihat para tua-tua yang bijak dan beralih ke teman-teman sebayanya yang tidak berpengalaman. Ini adalah titik balik yang membawa bencana.

Di mana

Sikhem

Di istana sementara Rehabeam

Kapan

~930 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Nasihat tua-tua
Nasihat orang muda
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kitab Tawarikh

Penulis sejarah yang menekankan akibat keputusan

P

Kepada

Pembaca kitab

Umat Israel pasca-pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָזַב

azav · mengabaikan

meninggalkan, membuang

עֵצָה

etsah · nasihat

nasihat, rencana, arahan

יֶלֶד

yeled · orang-orang muda

anak, pemuda, orang muda

Kata 'azav' (mengabaikan) berarti 'meninggalkan' sesuatu yang berharga. Ini bukan sekadar tidak setuju, tapi secara aktif membuang hikmat yang ditawarkan.

Tahukah kamu

'Orang-orang muda yang tumbuh besar bersamanya'

Mereka mungkin seusia Rehabeam, sekitar 41 tahun saat itu, tapi 'muda' dalam konteks ini berarti kurang matang secara politik dan hikmat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 10:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 10:8

✕  Sering dikira

Rehabeam hanya salah pilih teman bicara.

✓  Yang sebenarnya

Ini soal hati yang sombong: ia menolak kerendahan hati yang diminta para tua-tua.

✕  Sering dikira

Nasihat orang muda selalu buruk.

✓  Yang sebenarnya

Tidak selalu; di sini mereka tidak berpengalaman dan memberi nasihat jahat, tapi bukan berarti semua orang muda bodoh.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 10:8

Siapa yang menjadi penasihat kita? Jangan hanya mendengar dari orang yang selalu setuju; carilah nasihat dari mereka yang lebih berpengalaman dan bijak.

Ya Allah, berilah aku kebijaksanaan untuk memilih penasihat yang benar dan rendah hati menerima teguran. Amin.