Anak-anak yang memberontak

Yesaya 30:1

Peringatan untuk Anak-anak Pemberontak

“Celakalah anak-anak yang memberontak,” firman TUHAN, “yang menjalankan rencana, tetapi bukan rencana-Ku; yang membentuk persekutuan, tetapi bukan berasal dari Roh-Ku, sehingga mereka menambahkan dosa ke atas dosa;

Yesaya 30:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 30:1?

Ayat ini menegur umat yang memberontak dan mengambil keputusan tanpa meminta petunjuk Tuhan, bahkan membentuk aliansi yang bertentangan dengan kehendak-Nya. Mereka menambah dosa dengan mengandalkan rencana sendiri.

Latar belakang

Teguran atas persekutuan tanpa Allah

Yesaya menyampaikan firman Tuhan yang menegur umat Yehuda karena mereka membuat rencana dan persekutuan, terutama dengan Mesir, tanpa meminta petunjuk Tuhan. Mereka terus menambah dosa dengan mengandalkan kekuatan manusia daripada Allah.

Di mana

Yerusalem

Di istana atau bait Allah

Kapan

~701 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Asyur
Pengepungan Yerusalem
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, berfirman melalui nabi Yesaya

O

Kepada

Orang Yehuda

Bangsa pilihan yang sedang mencari pertolongan dari Mesir

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

סוֹרְרִים

sorrim · memberontak

membelok, keras kepala, tidak mau taat

מַסֵּכָה

massekah · persekutuan

tuangan, patung, atau ikatan perjanjian

רוּחִי

ruchi · Roh-Ku

Roh Allah, napas yang memberi hidup

Kata 'memberontak' menunjukkan sikap keras kepala yang disengaja, bukan sekadar tersesat. 'Persekutuan' tanpa Roh Allah berarti membangun ikatan yang tidak sesuai dengan kehendak-Nya, sehingga menumpuk dosa.

Tahukah kamu

Rencana Tuhan vs rencana manusia

Dalam bahasa Ibrani, kata 'rencana' menunjukkan nasihat atau strategi, dan Tuhan membandingkan rencana-Nya dengan strategi manusia yang gagal.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 30:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 30:1

✕  Sering dikira

Mengira teguran ini hanya untuk orang Israel zaman dulu, tidak relevan sekarang.

✓  Yang sebenarnya

Teguran ini berlaku juga bagi kita ketika kita membuat keputusan tanpa mencari kehendak Tuhan.

✕  Sering dikira

Menganggap 'bukan rencana-Ku' berarti Tuhan tidak suka kita punya rencana sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan ingin kita menyusun rencana dalam doa dan ketaatan kepada-Nya, bukan mengikuti keinginan sendiri yang bertentangan dengan firman-Nya.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 30:1

Sebelum mengambil keputusan penting, luangkan waktu untuk berdoa dan membaca Firman Tuhan. Jangan biarkan keinginan sendiri mengalahkan kehendak-Nya.

Tuhan, ajari aku untuk selalu mencari kehendak-Mu dalam setiap rencana dan keputusanku. Amin.