Daud bertanya-tanya
2 Samuel 6:9
Tabut TUHAN dibawa ke Yerusalem
“Pada hari itu, Daud menjadi takut kepada TUHAN, katanya, “Bagaimana tabut TUHAN itu dapat sampai kepadaku?””2 Samuel 6:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada waktu itu Daud menjadi takut kepada TUHAN, lalu katanya: "Bagaimana tabut TUHAN itu dapat sampai kepadaku?"”2 Samuel 6:9 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi Daud takut juga kepada TUHAN dan berkata, "Sekarang bagaimana Peti Perjanjian itu dapat kubawa?"”2 Samuel 6:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Daud menjadi takut kepada TUHAN pada hari itu dan berkata, “Sangat berbahaya kalau peti TUHAN dipindahkan ke kotaku.””2 Samuel 6:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And David was afraid of the LORD that day, and said, How shall the ark of the LORD come to me?”2 Samuel 6:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 6:9?
Setelah kematian Uza, Daud menjadi takut kepada Tuhan dan bertanya, 'Bagaimana tabut TUHAN itu dapat sampai kepadaku?' Ini menunjukkan bahwa Daud menyadari kekudusan Tuhan yang dahsyat dan merasa tidak layak.
Latar belakang
Daud takut untuk membawa tabut
Setelah melihat murka Allah, Daud menjadi sangat takut. Ia mempertanyakan bagaimana mungkin tabut kudus bisa sampai di kotanya. Rasa takutnya menyebabkan ia membatalkan rencana membawa tabut ke Yerusalem dan memilih menitipkannya di rumah Obed-Edom.
Di mana
Peres-Uza
Di tempat pengirikan Nakhon, setelah kematian Uza
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Daud
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, pemazmur, berjiwa lembut namun tegas
Kepada
Dirinya sendiri
Monolog batin yang mencerminkan kecemasan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָרֵא
yare · takut
takut, hormat, gentar
אָרוֹן
aron · tabut
peti, tabut perjanjian, tempat hadirat Allah
בּוֹא
bo · sampai
datang, masuk, tiba
Kekudusan tabut ('aron') membuat Daud merasa takut ('yare'), dan ia menggunakan kata 'bo' (sampai) yang menunjukkan perjalanan. Ini menggarisbawahi bahwa mendekatkan diri kepada Allah memerlukan rasa hormat yang mendalam, bukan sekadar antusiasme.
Tahukah kamu
Pertanyaan retoris yang mengubah rencana
Pertanyaan Daud, 'Bagaimana tabut TUHAN itu dapat sampai kepadaku?', bukan sekadar refleksi pasrah. Ini adalah pertanyaan yang mengakui ketidaklayakan manusia dan kekudusan Allah, dan secara praktis mengubah arah prosesi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 6:9
Yesaya 6:5
takut akan hadirat
“Celakalah aku! Aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir; sebab mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam.”
Lukas 5:8
rasa tidak layak
“Ketika Simon Petrus melihat hal itu, ia pun tersungkur di depan Yesus dan berkata: 'Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa.'”
Mazmur 99:3
kekudusan Allah
“Biarlah mereka memuji nama-Mu yang besar dan dahsyat: Kuduslah Ia!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 6:9
✕ Sering dikira
Daud takut karena Allah jahat atau tidak dapat diprediksi
✓ Yang sebenarnya
Ketakutan Daud adalah rasa hormat yang sehat terhadap kekudusan Allah, bukan anggapan Allah jahat. Ini justru menunjukkan kesadaran akan dosa dan keterbatasan manusia di hadapan Allah.
✕ Sering dikira
Daud tidak mau membawa tabut karena tidak percaya Allah
✓ Yang sebenarnya
Sebaliknya, Daud sangat percaya dan menghormati Allah; ia justru takut karena terlalu sadar akan kekudusan Allah dan ketidaklayakannya. Ini adalah respons iman yang gentar, bukan kurang iman.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 6:9
Rasa takut akan Tuhan bukan berarti takut yang membuat kita menjauh, tetapi hormat yang dalam akan kekudusan-Nya. Mari kita mendekat kepada-Nya dengan hati yang rendah hati, mengakui kebesaran-Nya.
Tuhan, tanamkan dalam hatiku hormat yang kudus kepada-Mu, dan dekatkanlah aku kepada-Mu dengan kerendahan hati. Amin.