Nelayan tangguh tersungkur di kaki Yesus
Lukas 5:8
Jala yang Penuh dan Hidup yang Baru
“Ketika Simon Petrus melihat hal ini, ia bersujud di depan Yesus dan berkata, “Pergilah dariku, Tuan, sebab aku adalah orang yang berdosa!””Lukas 5:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: "Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa."”Lukas 5:8 · TB
Terjemahan Baru
“Waktu Simon melihat itu, ia sujud di hadapan Yesus, lalu berkata, "Tinggalkanlah saya, Tuhan! Sebab saya orang berdosa!"”Lukas 5:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Melihat keajaiban itu, sujudlah Petrus di depan Yesus dan berkata, “Tuhan, tinggalkanlah saya, karena saya ini orang berdosa.””Lukas 5:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“When Simon Peter saw it, he fell down at Jesus’ knees, saying, Depart from me; for I am a sinful man, O Lord.”Lukas 5:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 5:8?
Melihat mujizat besar, Simon Petrus justru menyadari betapa kecil danberdosanya dia di hadapan Yesus yang kudus. Ia bersujud dan meminta Yesus pergi, karena merasa tidak layak berada dekat dengan-Nya.
Latar belakang
Kesadaran akan kekudusan yang membuatnya merasa kotor
Reaksi Simon bukan reaksi orang yang takut dihukum. Ini adalah reaksi seseorang yang tiba-tiba menyadari bahwa dia sedang berhadapan dengan sesuatu yang jauh melampaui dirinya. Mujizat itu bukan membuat Simon kagum dulu — justru yang pertama muncul adalah kesadaran mendalam akan ketidaklayakannya. Ini adalah respons klasik dalam Alkitab ketika seseorang bertemu kekudusan Allah.
Di mana
Di atas perahu, Danau Genesaret
Di tengah kepanikan dua perahu yang hampir tenggelam
Kapan
~28 M
Awal pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Simon Petrus
Nelayan dari Kapernaum, segera setelah menyaksikan mujizat besar
Kepada
Yesus
Rabbi dari Nazaret yang baru saja melakukan mujizat tangkapan ikan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
προσέπεσεν τοῖς γόνασιν
bersujud di depan · fell down at the knees
Harfiah 'jatuh ke lutut-lutut' — postur penyembahan dan pengakuan dosa, bukan sekadar penghormatan sopan
ἔξελθε ἀπ' ἐμοῦ
Pergilah dariku · depart from me
Kata yang sama dipakai setan-setan ketika diusir — Simon merasa tidak layak berada dalam jarak dekat dengan kekudusan
ἀνὴρ ἁμαρτωλός
orang yang berdosa · sinful man
Bukan 'aku berdosa' tapi 'aku ini orang berdosa' — identitas, bukan hanya tindakan. Simon mengakui apa adanya dirinya, bukan cuma apa yang dia lakukan
Simon 'jatuh ke lutut', minta Yesus 'pergi' (kata usiran setan), mengaku 'aku ini orang berdosa' (identitas bukan tindakan). Tiga kata ini menangkap momen keinsafan paling dalam — bukan rasa takut dihukum, tapi kesadaran jarak antara kekudusan dan kerapuhannya.
Tahukah kamu
Simon bersujud di perahu yang penuh ikan
Perahu saat itu penuh ikan, hampir karam, berada di atas air. Tapi Simon tidak menunggu untuk sampai ke darat dulu sebelum tersungkur. Dia bersujud di tempat yang paling tidak nyaman — di atas tumpukan ikan yang hampir menenggelamkan perahunya. Momen itu tidak bisa ditunda.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 5:8
Yesaya 6:5
Pola kesadaran dosa langsung di hadapan kekudusan Allah
“Lalu kataku: 'Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir..., namun mataku telah melihat Sang Raja, TUHAN semesta alam.'”
Ayub 42:5-6
Pertemuan langsung dengan Allah mengubah segalanya
“'Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.'”
Wahyu 1:17
Reaksi tersungkur saat berhadapan dengan kemuliaan Tuhan
“Ketika aku melihat Dia, aku tersungkur di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 5:8
✕ Sering dikira
Simon takut dihukum karena dosanya oleh Yesus
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada tanda Yesus menghakimi Simon — reaksi Simon adalah kesadaran spontan akan kekudusannya sendiri, bukan rasa takut hukuman
✕ Sering dikira
Simon minta Yesus pergi karena dia tidak suka Yesus
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan penolakan — ini pengakuan ketidaklayakan. Seperti Yesaya yang merasa 'binasa' bukan karena membenci Allah tapi justru karena menyadari keagungan-Nya
Renungan
Renungan Singkat Lukas 5:8
Mujizat Tuhan seringkali membuat kita sadar akan kelemahan dan dosa kita sendiri. Jangan lari dari Tuhan, tapi datanglah dalam kerendahan hati dan biarkan Dia memulihkan kita.
Tuhan, saat aku melihat kebesaran-Mu, ubah rasa takutku menjadi rasa hormat dan pertobatan yang tulus. Amin.