Daud mengingat kematian Saul
2 Samuel 4:10
Pembalasan atas Pembunuh Isyboset
PerikopIsyboset Dibunuh · 2 Samuel 4:1-12 →“Ketika ada yang memberitahukan dengan mengatakan bahwa Saul sudah mati, meski tadinya dia memandang dirinya sebagai pembawa kabar baik, tetapi aku menangkap dan membunuhnya di Ziklag. Dengan demikian, aku memberikan upah atas kabarnya.”2 Samuel 4:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika ada orang yang membawa kabar kepadaku demikian: Saul sudah mati! dan memandang dirinya sebagai orang yang menyampaikan kabar baik, maka aku menangkap dan membunuh dia di Ziklag, dan dengan demikian aku memberikan kepadanya upah kabarnya;”2 Samuel 4:10 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika di Ziklag ada orang yang memberitahukan kepadaku tentang wafatnya Saul, dikiranya bahwa dia membawa kabar baik. Tetapi dia telah kutangkap dan kubunuh. Itulah upah yang kuberikan kepadanya sebagai imbalan atas kabar yang dibawanya itu.”2 Samuel 4:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika seseorang datang ke Ziklag memberitahukan kepada saya bahwa Saul sudah mati, dia pikir dirinya membawa kabar baik, tetapi saya menangkapnya dan membunuh dia. Itulah imbalan yang saya berikan atas kabar yang dibawanya!”2 Samuel 4:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“When one told me, saying, Behold, Saul is dead, thinking to have brought good tidings, I took hold of him, and slew him in Ziklag, who thought that I would have given him a reward for his tidings:”2 Samuel 4:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 4:10?
Daud mengingat bagaimana ia menghukum pembawa kabar kematian Saul, meskipun orang itu menganggapnya sebagai kabar baik. Daud menegaskan bahwa ia tidak akan memberi upah untuk tindakan yang melanggar hukum Tuhan, bahkan jika itu tampak menguntungkan.
Latar belakang
Daud mengingat kesalahan masa lalu
Daud merespons pembunuhan Isyboset dengan mengingat bagaimana ia memperlakukan pembawa kabar kematian Saul. Ia menekankan bahwa meskipun orang itu mengira membawa kabar baik, Daud tetap menghukumnya.
Di mana
Hebron
Di istana Daud, setelah menerima kepala Isyboset
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Daud
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, ~30 tahun, mantan gembala
Kepada
Rekhab dan Baana
Pembunuh Isyboset, anak buah Rimon
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נגד
nagad · memberitahukan
menyampaikan kabar atau mengumumkan
הרג
harag · membunuhnya
membunuh dengan kekerasan
בשרה
besorah · upah
hadiah yang diberikan untuk kabar baik, tetapi di sini menjadi hukuman
Daud menyoroti bahwa menyampaikan kabar (nagad) tidak membenarkan pembunuhan (harag), dan 'upah' yang seharusnya untuk kabar baik (besorah) berubah menjadi penghakiman. Ini menunjukkan bahwa motif tidak mengubah tindakan yang salah.
Tahukah kamu
Ziklag: Kota yang Daud tinggali
Ziklag adalah kota yang diberikan oleh raja Filistin kepada Daud saat ia melarikan diri dari Saul. Di sana, seorang Amalekit datang dengan kabar kematian Saul.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 4:10
2 Samuel 1:15-16
Peristiwa serupa
“Lalu Daud memanggil salah seorang anak buahnya dan berkata, 'Maju dan tewaskan dia.'”
Kejadian 9:6
Prinsip pembalasan
“Siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan ditumpahkan oleh manusia.”
Mazmur 9:12
Tuhan membalas
“Sebab Ia yang menuntut pembalasan darah, mengingat mereka.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 4:10
✕ Sering dikira
Daud menganggap kematian Saul sebagai kabar baik, jadi dia tidak menghukum pembawanya.
✓ Yang sebenarnya
Daud justru menghukum pembawa kabar karena ia mengaku membunuh raja yang diurapi, meskipun menganggapnya kabar baik.
✕ Sering dikira
Daud membenarkan pembunuhan sebagai balas dendam pribadi.
✓ Yang sebenarnya
Daud menekankan keadilan Tuhan, bukan dendam pribadi, dan ia tidak mengambil tindakan sendiri di masa lalu.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 4:10
Jangan cepat merayakan kejatuhan orang lain, terutama musuh kita. Daud mengajarkan kita untuk menghormati ketetapan Tuhan, bukan mencari keuntungan dari kejahatan. Prinsip ini menjaga hati kita tetap murni di hadapan Allah.
Bapa, mampukan aku untuk tidak pernah mengambil keuntungan dari penderitaan orang lain dan untuk selalu menghormati prinsip-prinsip-Mu di atas kepentingan pribadi. Amin.